Laporkan Masalah

Pengaruh Merger dan Akuisisi (M&A) terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Perbankan di Indonesia: Perbandingan antara M&A Domestik dan M&A Cross-Border

Muhammad Kemal Yafie, I Wayan Nuka Lantara, M.Si., Ph.d.

2025 | Skripsi | MANAJEMEN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh merger dan akuisisi (M&A) terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan di Indonesia, dengan membandingkan dampak antara M&A domestik dan M&A cross-border. Penelitian ini menggunakan data dari sepuluh bank yang melakukan aksi M&A selama periode 2015–2021, dengan masing-masing lima bank dalam kategori domestik dan lima bank dalam kategori cross-border. Kinerja keuangan dianalisis berdasarkan tiga kelompok rasio keuangan, yaitu rasio profitabilitas (ROA, ROE, NIM), rasio likuiditas (CETA, TLTA), dan rasio leverage (DER, LTD, CAR, NPL), dalam periode tiga tahun sebelum dan tiga tahun sesudah M&A. Metode analisis yang digunakan adalah uji beda nonparametrik Mann-Whitney U dan regresi data panel (CEM, FEM, REM) dengan variabel kontrol berupa log total aset.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bank domestik, M&A memberikan dampak signifikan terhadap beberapa indikator profitabilitas dan leverage, meskipun pengaruh kausal dari M&A cenderung tidak signifikan secara statistik dan lebih dipengaruhi oleh ukuran bank. Sementara itu, pada bank asing, pengaruh M&A cenderung lebih terbatas, dengan perubahan signifikan hanya ditemukan pada beberapa rasio, seperti CAR. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan M&A dalam meningkatkan kinerja keuangan sangat bergantung pada jenis M&A, strategi integrasi, serta karakteristik institusi yang terlibat. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi industri perbankan dan regulator dalam merumuskan strategi konsolidasi serta memahami perbedaan efektivitas antara M&A domestik dan lintas negara.

This study aims to analyze the impact of mergers and acquisitions (M&A) on the financial kinerjance of banking institutions in Indonesia, by comparing the effects between domestic M&A and cross-border M&A. The research is based on data from ten banks that conducted M&A between 2015 and 2021, consisting of five banks in each category. Financial kinerjance is evaluated using three categories of financial ratios: profitability ratios (ROA, ROE, NIM), liquidity ratios (CETA, TLTA), and leverage ratios (DER, LTD, CAR, NPL), observed over a three-year period before and after the M&A event. The analytical methods applied include the nonparametric Mann-Whitney U test and panel data regression models (CEM, FEM, REM), with log total assets used as a control variable.

The results indicate that for domestic banks, M&A events significantly affect several profitability and leverage indicators, although the direct causal impact of M&A is generally statistically insignificant and tends to be more influenced by the bank's size. In contrast, foreign banks exhibit more limited responses to M&A, with statistically significant changes observed only in a few ratios, such as CAR. These findings suggest that the effectiveness of M&A in improving financial kinerjance is highly dependent on the type of M&A, the integration strategy, and the specific characteristics of the institutions involved. This research provides empirical insights for the banking industry and regulators in formulating consolidation strategies and understanding the different outcomes of domestic versus cross-border M&A in Indonesia.

Kata Kunci : Merger dan Akuisisi, Kinerja Keuangan, Rasio Profitabilitas, Rasio Likuiditas, Rasio Leverage, M&A Domestik, M&A Cross-Border, Industri Perbankan Indonesia.

  1. S1-2025-481815-abstract.pdf  
  2. S1-2025-481815-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-481815-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-481815-title.pdf