Laporkan Masalah

PENGARUH PENAMBAHAN FLYTOX® PADA DARAH KAMBING SEBAGAI ATRAKTAN PERANGKAP LALAT DI KANDANG SAPI POTONG

Lusiana Maria, Prof. Ir. Panjono, S.Pt., MP., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.

2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan flytox® pada darah kambing sebagai atraktan untuk menarik lalat yang ada di kandang sapi potong. Penelitian menggunakan dua puluh buah fly trap yang terbagi menjadi dua kelompok dalam jumlah yang sama. Fly trap Kelompok 1 berisi darah kambing, Kelompok 2 berisi darah kambing + flytox® sebagai atraktan. Fly trap dipasang di sepuluh kandang berbeda, dimana masing-masing kandang dipasang fly trap dari Kelompok 1 dan 2. Data yang diambil antara lain jumlah belatung, kondisi atraktan, jenis lalat, dan jumlah lalat yang terperangkap. Pengamatan dilakukan selama lima minggu, dan setiap satu minggu sekali fly trap diganti dengan atraktan baru. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan analisis variansi pola satu arah. Jumlah belatung yang yang berada di Kelompok 1 sebesar 54,44±28,78 ekor, sedangkan Kelompok 2 tidak ada belatung. Skor aroma, tekstur, dan warna Kelompok 1 dan 2 berturut-turut masing-masing adalah 3,80±0,20 dan 1,60±0,20, 1,33±0,12 dan 2,80±0,40, serta 3,00±0,35 dan 3,20±0,20. Skor tekstur Kelompok 1 lebih rendah (p<0> Lucillia Sp., Stable fly, dan Musca autumnalis. Jumlah Lucillia Sp., Stable fly, dan Musca autumnalis yang tertangkap pada Kelompok 1 dan 2 berturut-turut masing-masing adalah 6,00±4,35 dan 1,33±2,30 ekor, 8,66±5,85 dan 1,00±0,00 ekor, serta 13,67±0,00 dan 0,00±0,00 ekor. Lucillia Sp. dan Stable fly yang tertangkap pada Kelompok 1 dan 2 berbeda tidak nyata. Musca autumnalis yang tertangkap pada Kelompok 1 lebih tinggi (p<0>


This study was aimed to determine the effect of flytox® adding to goat blood as an attractant to attract flies in beef cattle farm. This study used twenty fly trap which were divided into two grups in equal amounts. Group 1 contained goat blood, where as Group 2 contained goat blood + flytox® as attractant. Fly traps were set up in ten different cattle farm, where each farm was fitted with fly traps from Group 1 and 2. Data collected included maggot count, attractant conditions, fly species, and number of flies trapped. Observations were conducted for five weeks, and every other week the fly trap would be replaced with a new attractant. The data obtained were analyzed using one-way pattern analysis of variance. The number of maggots obtained by Group 1 was 54.44 ± 28.78 head, while Group 2 then was no maggots. Score the aroma, texture, and color of Group 1 and 2 were 3.80±0.20 and 1.60±0.20, 1.33±0.12 and 2.80±0.40, and 3.00±0.35 and 3.20±0.20, respectively. The texture score of Group 1 was lower (p<0> Lucillia Sp., Stable fly, and Musca autumnalis. The number of Lucillia Sp., Stable fly, and Musca autumnalis caught in Groups 1 and 2 were 6.00±4.35 and 1.33±2.30 head, 8.66±5.85 and 1.00±0.00 head, and 13.67±0.00 and 0.00±0.00 head, respectively. Lucillia Sp. and Stable fly caught in Group 1 and 2 were not significantly different. Musca autumnalis of Group 1 was higher (p<0>

Kata Kunci : flies, trap, flytox®, goat blood

  1. S1-2025-479961-abstract.pdf  
  2. S1-2025-479961-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-479961-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-479961-title.pdf