Laporkan Masalah

Implikasi Penerapan SA 701 "Pengomunikasian Hal Audit Utama" terhadap Kualitas Audit (Studi pada Perusahaan Sektor Infrastruktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024)

Aristia Keke Candra Puspita, Rijadh Djatu Winardi, S.E., M.Sc., Ph.D., CFE., CFrA., CACP.

2025 | Skripsi | AKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan SA 701: Pengomunikasian Hal Audit Utama (HAU) terhadap kualitas audit pada perusahaan sektor infrastruktur di Indonesia. Penelitian ini menggunakan sampel laporan keuangan 47 perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar Bursa Efek Indonesia (BEI). Data diperoleh dari laman resmi BEI. Penelitian menggunakan model Post Adoption untuk menganalisis pengaruh HAU dilihat dari karakteristik HAU, seperti jumlah hal audit utama, kekhususan, keterbacaan, dan panjang paragraf hal audit utama. Model ini menggunakan sampel laporan keuangan tahun 2022-2024 dengan total 141 data. Kualitas audit dilihat dari proksi small-positive-earning surprise, audit report lag, dan below-the-line non core earnings. Penelitian ini juga melakukan analisis model Pre-Post Adoption yang membandingkan kualitas audit 47 perusahaan sebelum diterapkannya SA 701 (2020-2021) dengan setelah diterapkannya SA 701 (2022-2023) dengan total 188 laporan keuangan. Seluruh data diolah menggunakan perangkat lunak Eviews 12 menggunakan regresi logistik biner dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa karakteristik hal audit utama memiliki pengaruh yang tidak konsisten terhadap kualitas audit dan cenderung tidak signifikan. Selain itu, hasil temuan ini didukung oleh perbandingan kualitas audit yang memperlihatkan bahwa tidak ditemukan perbaikan kualitas audit yang signifikan setelah SA 701 diterapkan. Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan gambaran mengenai penerapan SA 701 di Indonesia.

This study aims to determine the impact of implementing AS 701: Communicating Key Audit Matters (KAMs) on audit quality of Indonesian infrastructures sector companies.  The samples consist of financial statements of 47 infrastructure companies listed on Indonesia Stock Exchange (IDX). Data were collected from IDX official website. We use Post Adoption model to analyze the impact of KAMs based on KAMs content characteristics, such as number of KAMs, specificity, readability, and paragraph length. This model uses financial statements from 2022-2024, with 141 samples in total.  We proxied audit quality using small-positive-earning surprise, audit report lag, and below-the-line non-core earnings. Additionally, we conducted a Pre-Post Adoption model analysis. This model compared the audit quality of 47 companies before AS 701’s implementation (2020-2021) with their quality after implementation (2022-2023), resulting in 188 financial statements used for this model. All data were analyzed using Eviews 12 software, using binary logistics and multiple linear regression. Our findings indicate that the characteristics of KAMs have an inconsistent and generally insignificant impact on audit quality. Furthermore, this finding is supported by the audit quality comparison, which revealed no significant improvement in audit quality after AS 701 was implemented. This research offers valuable insights into practical applications of AS 701 in Indonesia.

Kata Kunci : Standar Audit 701, Hal Audit Utama, Kualitas Audit, Karakteristik Hal Audit Utama, Infrastruktur

  1. S1-2025-481863-abstract.pdf  
  2. S1-2025-481863-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-481863-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-481863-title.pdf