Laporkan Masalah

Aplikasi Metode Kansei Engineering pada Pengembangan Produk Egg Roll Mocaf di UPPKS Sempulur, Yogyakarta

Brigitta Adna Wahyu Garnasis, Sang Norma Lintang Asmara, S.T., M.T.

2025 | Tugas Akhir | D4 Pengembangan Produk Agroindustri

            Permasalahan yang terjadi pada UPPKS Sempulur yaitu memiliki produk unggulan berupa egg roll mocaf tetapi terdapat kendala sulit menjangkau target pasar, sehingga diperlukan perbaikan kualitas produk untuk meningkatkan daya tarik dan penerimaan konsumen. Penelitian ini menjelaskan mengenai pengembangan produk egg roll mocaf berdasarkan preferensi konsumen menggunakan metode kansei engineering. Tahapan metode kansei engineering meliputi analisis faktor dan analisis konjoin. Penerapan metode kansei engineering pada penelitian ini menggunakan 8 kata kansei dan 4 elemen desain (rasa, porsi, aroma, dan tekstur). Kuesioner semantic differential dibagikan kepada 100 responden untuk menilai 16 konsep desain produk egg roll mocaf sesuai perasaan dan keinginan mereka.

            Hasil penelitian diperoleh konsep produk egg roll mocaf terbaik berdasarkan nilai utilitas tertinggi sebesar 0,248 yaitu rasa pandan, porsi toples, aroma vanilla, dan tekstur mudah rapuh. Konsep tersebut kemudian dibuat prototipe produknya untuk dilakukan pengujian kadar air serta tekstur (hardness dan fracturability) yang dibandingkan dengan produk egg roll mocaf original UMKM, serta uji penerimaan hedonik. Hasil kadar air produk prototipe lebih tinggi dibandingkan produk original UMKM yaitu sebesar 3,45%. Produk prototipe memiliki karakteristik fisik tekstur yang lebih keras dan mudah rapuh dibandingkan dengan produk original UMKM. Meskipun terdapat perbedaan secara numerik, hasil pengujian menunjukkan bahwa kedua produk tidak memiliki perbedaan yang signifikan secara statistik dan nilai kadar air keduanya masih memenuhi standar SNI.

UPPKS Sempulur faces a challenge in reaching its target market despite having a flagship product, namely egg roll made from mocaf (modified cassava flour). To overcome this issue, improving product quality is essential to enhance consumer appeal and acceptance. This study focuses on the development of egg roll mocaf products based on consumer preferences using the kansei engineering method. The kansei engineering approach involves factor analysis and conjoint analysis. In this study, eight kansei words and four design elements involve falvor, portion, aroma, and texture were used. A semantic differential questionnaire was distributed to 100 respondents to evaluate 16 design concepts of egg roll mocaf based on their feelings and preferences.

The results identified the optimal product concept with the highest utility value of 0,248, consisting of pandan flavor, jar portion, vanilla aroma, and a brittle texture. A prototype based on this concept was developed and tested for moisture content, texture (hardness and fracturability), and consumer acceptance, then compared to the original UMKM egg roll mocaf product. The prototype showed a higher moisture content of 3,45% compared to the original product. Although numerical differences were observed, statistical analysis indicated no significant differences between the two products and the moisture content of both remained within the acceptable SNI standards.

Kata Kunci : egg roll, mocaf, preferensi konsumen, kansei engineering, UMKM / egg roll, mocaf, consumer preferences, kansei engineering

  1. D4-2025-482450-abstract.pdf  
  2. D4-2025-482450-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-482450-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-482450-title.pdf