Analisis Penataan Kembali Arsip Keuangan Tidak Teratur di Kapanewon Depok Kabupaten Sleman
ANITA WAHYU KUSUMA WARDANI, Irfan Rizky Darajat, S.I.P., M.A.
2025 | Tugas Akhir | D4 Pengelolaan Arsip Rekaman Informasi
Penelitian ini
memberikan penjelasan mengenai analisis yang dilakukan terhadap penataan
kembali arsip keuangan tidak teratur di Kapanewon Depok Kabupaten Sleman.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penataan kembali arsip keuangan
tidak teratur di Kapanewon Depok Kabupaten Sleman berdasarkan pedoman yang
digunakan. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus.
Terdapat tiga metode pengumpulan data yakni melalui observasi partisipatif,
wawancara, dan studi dokumen. Teknik analisis yang digunakan yakni reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan ialah
tahapan penataan kembali arsip keuangan tidak teratur di Kapanewon Depok
Kabupaten Sleman sudah sesuai dengan Keputusan Kepala Kantor Arsip Daerah
Kabupaten Sleman Nomor:27/SK.KAD/2013 tentang Pengelolaan Arsip Dinamis Inaktif
di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman. Tahapan penataan yang dilakukan dimulai dari
persiapan penanganan, pembersihan, pemilahan, pemberkasan, pendeskripsian,
manuver berkas, penyusunan daftar arsip inaktif, penyimpanan arsip, dan
pemindahan arsip. Dalam pelaksanaan penataan masih terdapat beberapa tahapan
yang tidak dilakukan yakni tahapan fumigasi, pembungkusan arsip, dan manuver
kartu. Namun, tahapan yang tidak dilakukan tersebut tidak memberikan hambatan
yang signifikan secara keseluruhan.
This study provides an explanation of the analysis
conducted on the rearrangement of irregular financial records in Kapanewon
Depok, Sleman Regency. This study aims to analyze the rearrangement of
irregular financial records in Kapanewon Depok, Sleman Regency based on the
guidelines used. The study uses a qualitative case study research method. There
are three methods of data collection, namely through participant observation,
interviews, and document studies. The analysis techniques used are data
reduction, data presentation, and conclusion drawing. The conclusion of the
study is that the stages of rearrangement of irregular financial records in
Kapanewon Depok, Sleman Regency are in accordance with the Decree of the Head
of the Regional Archives Office of Sleman Regency Number: 27 / SK.KAD / 2013
concerning the Management of Inactive Dynamic Archives in the Sleman Regency
Government Environment. The stages of arrangement carried out start from
preparation for handling, cleaning, sorting, filing, description, file
maneuvering, compiling a list of inactive records, records storage, and records
transfer. In the implementation of the arrangement there are still several
stages that are not carried out, namely the fumigation stage, records wrapping,
and card maneuvering. However, the steps that were not carried out did not
present significant obstacles overall.
Kata Kunci : Arsip Dinamis Inaktif, Arsip Keuangan, Penataan Kembali