PENGARUH RISIKO KREDIT TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN NON-KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2016-2024
Danendra Nadhif Pramana, Agus Setiawan, Dr., M.Soc.Sc.
2025 | Skripsi | MANAJEMEN
Berdasarkan penelitian ini, judul "Pengaruh Risiko Kredit Terhadap
Kinerja Keuangan Perusahaan Non-Keuangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI) Periode 2016-2024", penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan
antara risiko kredit, yang diukur dengan model Altman Z-score, dengan
kinerja keuangan perusahaan non-keuangan yang terdaftar di BEI. Fokus utama
penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah risiko kredit yang tinggi
memengaruhi kinerja keuangan perusahaan, yang diukur melalui Return on Assets
(ROA) dan Return on Equity (ROE). Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian pengujian hipotesis.
Data yang digunakan adalah data sekunder dari laporan keuangan perusahaan yang
tercatat di BEI, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive
sampling. Analisis dilakukan menggunakan data panel dan regresi untuk menguji
hubungan antara risiko kredit dan kinerja keuangan. Variabel kontrol yang
digunakan antara lain ukuran perusahaan, leverage, dan likuiditas. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa risiko kredit yang diukur dengan Z-score
berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan non-keuangan di
Indonesia. Semakin rendah Z-score, semakin buruk kinerja keuangan yang
tercermin pada ROA dan ROE. Penelitian ini juga menemukan bahwa leverage dan
ukuran perusahaan berpengaruh terhadap kinerja keuangan, sedangkan likuiditas
tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Implikasi dari hasil ini adalah
pentingnya manajemen risiko kredit yang baik dalam meningkatkan kinerja
keuangan perusahaan non-keuangan. Kesimpulannya, risiko kredit memiliki
pengaruh negatif terhadap kinerja keuangan perusahaan non-keuangan yang
terdaftar di BEI. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi investor dan
manajer perusahaan dalam mengambil keputusan terkait dengan pengelolaan risiko
kredit untuk mendukung keberlanjutan dan profitabilitas perusahaan.
Based on this research titled "The Impact of Credit Risk on
Financial Performance of Non-Financial Companies Listed on the Indonesia Stock
Exchange (IDX) from 2016-2024," this study aims to examine the
relationship between credit risk, measured by the Altman Z-score model, and the
financial performance of non-financial companies listed on the IDX. The main
focus of this research is to determine whether high credit risk affects the
financial performance of companies, as measured by Return on Assets (ROA) and
Return on Equity (ROE). The research employs a quantitative approach with a
hypothesis testing design. The data used are secondary data obtained from the
financial statements of companies listed on the IDX, using purposive sampling
technique. The analysis is conducted using panel data and regression to test
the relationship between credit risk and financial performance. Control
variables such as company size, leverage, and liquidity are also considered in
the study. The results of the research show that credit risk, measured by the
Z-score, significantly affects the financial performance of non-financial
companies in Indonesia. The lower the Z-score, the worse the financial
performance, as reflected in both ROA and ROE. The study also finds that
leverage and company size significantly affect financial performance, while
liquidity does not show a significant effect. The implications of these
findings are the importance of good credit risk management in improving the
financial performance of companies. In conclusion, credit risk has a negative
impact on the financial performance of non-financial companies listed on the
IDX. This study provides valuable insights for investors and company managers
in making decisions related to credit risk management to support the
sustainability and profitability of the companies.
Kata Kunci : Risiko kredit, Kinerja keuangan, Altman Z-score, Return on Assets, Return on Equity.