Pemodelan dan Analisis Performa Automatic Generation Control (AGC) Berbasis Standar ENTSO-E Pada DIgSILENT PowerFactory
Wildan Abizar Muhammad, Ir. Roni Irnawan, S.T., M.Sc., Ph.D., SMIEEE. ; Ir. Lesnanto Multa Putranto, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., SMIEEE.
2025 | Skripsi | TEKNIK ELEKTRO
Kestabilan
frekuensi merupakan salah satu aspek penting dalam stabilitas sistem tenaga
listrik yang perlu dijaga melalui penyeimbangan daya aktif antara pembangkitan
dan beban. Automatic Generation Control (AGC) merupakan penerapan konsep
load frequency control yang mampu melakukan koreksi frekuensi dan aliran
daya antar area secara real-time melalui sistem SCADA yang terhubung.
Penelitian ini bertujuan untuk membangun model dinamis AGC pada perangkat lunak
DIgSILENT PowerFactory yang mengacu pada standar ENTSO-E dengan fokus pada
aspek realisme. Pemodelan dilakukan menggunakan model dinamis dasar berbasis
DIgSILENT Simulation Language (DSL), yang dapat diintegrasikan secara langsung
dengan sistem uji di dalam perangkat lunak tersebut. Model AGC yang diusulkan
diuji pada sistem IEEE 9-Bus yang dimodifikasi menjadi konfigurasi single
area, two area, dan three area, dengan pengujian utama berupa
kenaikan beban (load increment) dan penurunan beban (load decrement).
Selain itu, dilakukan juga variasi pengujian lainnya untuk mengevaluasi
pengaruh lokasi dan be sarnya gangguan, perubahan aliran daya, serta variasi
parameter Kp dan Ki dari kontroler
PI yang digunakan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa model yang diusulkan mampu
merespons berbagai gangguan dengan baik dan sesuai dengan standar referensi.
Selain itu, faktor-faktor seperti lokasi gangguan, parameter Kp dan Ki, serta topologi sistem terbukti memengaruhi kecepatan
pemulihan frekuensi dan aliran daya oleh AGC.
Frequency
stability is one of the key aspects of power system stability that must be
maintained through the balance of active power between generation and load.
Automatic Generation Control (AGC) is the implementation of load-frequency
control capable of correcting frequency deviations and inter-area power flows
in real-time via conne cted SCADA systems. This study aims to develop a dynamic
AGC model within the DIgSILENT PowerFactory software, based on the ENTSO-E
standard with a focus on realistic system behavior. The modeling process
utilizes a basic dynamic model built using DIgSILENT simulation language (DSL),
which can be directly integrated with the test system within the software
environment. The proposed AGC model is tested on a modified IEEE 9-Bus system
configured into single-area, two-area, and three-area arrangements. The main
testing scenarios include load increment and load decrement events. Additional
simulation variations are conducted to evaluate the effects of disturbance lo
cation and magnitude, power flow changes, and variations in the PI controller parameters
Kp and Ki. Simulation results show that the proposed model effectively responds
to a range of disturbances in accordance with reference standards. Moreover,
factors such as disturbance location, PI parameter values, and system topology
are shown to influence the frequency and power flow recovery speed under AGC
regulation.
Kata Kunci : automatic generation control (AGC), stabilitas frekuensi, pemodelan dinamis, DIgSILENT PowerFactory, sistem multi-area