Laporkan Masalah

IDENTIFIKASI DAN PEMODELAN RESPIRASI BUAH SALAK (Salacca zalacca) DENGAN PERLAKUAN ABSORBER OKSIGEN

Kharisma Zulfi Anfusina, Dr. Joko Nugroho Wahyu Kariyadi, S.T.P., M.Eng; Bayu Nugraha, S.T.P., M.Sc., Ph.D., IPM.

2025 | Skripsi | TEKNIK PERTANIAN

Salak (Salacca zalacca) merupakan komoditas unggulan Indonesia, namun konsumsi lokal yang rendah menyebabkan perlunya strategi pascapanen untuk meningkatkan daya saing termasuk ekspor. Salak merupakan buah yang mudah rusak (perishable) sehingga diperlukan penanganan pascapanen yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji formulasi ulang oxygen absorber untuk memaksimalkan efektivitasnya dalam penyimpanan buah salak dengan penyimpanan a-MAP (Active Modified Atmosphere Packaging), pemodelan laju respirasi serta uji fisik aplikasinya pada a-MAP. Metode penelitian dilakukan dengan variasi pada formulasi oxygen absorber (SBG, SBGA, BBG, BBKG), selanjutnya diambil 2 formulasi terbaik yang akan diaplikasikan ke produk salak dan a-MAP (Active Modified Atmosphere Packaging), sehingga didapatkan data laju respirasi. Data pengukuran respirasi berupa konsentrasi O2 dan CO2 yang digunakan untuk analisis pemodelan dengan Michaelis-Menten berbagai tipe serta uji fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 2 formulasi oxygen absorber BBKG dan SBGA mampu menurunkan kadar oksigen dan memperlambat laju respirasi buah salak. Pada pemodelan konsumsi O2 dan produksi CO2 kedua model tidak cocok dengan baik untuk data observasi RO2-RCO2 meskipun tipe non-competitive menunjukkan kecocokan yang lebih baik. Perlakuan dengan penambahan oxygen absorber mampu menekan kualitas fisik buah salak secara eksperimental dibanding dengan perlakuan kontrol. 

Snake fruit (Salacca zalacca) is Indonesia's leading commodity, but due to low local consumption, postharvest strategies are necessary to improve competitiveness, particularly in exports. This study aims to reformulate oxygen absorbers to enhance their effectiveness in snake fruit storage by utilizing a-MAP (Active Modified Atmosphere Packaging), respiration rate modeling, and physical testing of their application. The research method involved varying the oxygen absorber formulations (SBG, SBGA, BBG, BBKG). The two best formulations were then aplied to snake fruit and a-MAP (Active Modified Atmosphere Packaging) product to obtain respiration rate data. Respiration measurement data, including O2 and CO2 concentrations, were used for modeling analysis based on different types of the Michaelis-Menten model, along with physical testing. The results showed that the two oxygen absorber formulations BBKG and SBGA were able to reduce oxygen levels and slow down the respiration rate of snake fruit. Regarding O2 consumption modeling and CO2 production, neither model fit the RO2-RCO2 control data well, although the non-competitive model showed a better fit. The addition of oxygen absorber was able to maintain the physical quality of snake fruit experimentally compared to the control treatment. 

Kata Kunci : Salak, ekspor, oxygen absorber, penyimpanan, respirasi

  1. S1-2021-481353-abstract.pdf  
  2. S1-2021-481353-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-481353-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-481353-abstract.pdf  
  5. S1-2025-481353-bibliography.pdf  
  6. S1-2025-481353-tableofcontent.pdf  
  7. S1-2025-481353-title.pdf