POTENSI SIMPANAN KARBON TUTUPAN LAHAN DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP EMISI GAS CO? DARI SEKTOR DOMESTIK DESA TRIDADI, KABUPATEN SLEMAN, YOGYAKARTA
Nindi Aulia Az Zahra, Prof. Dr. Ir. Ris Hadi Purwanto, S.Hut., M.Agr.Sc., IPU
2025 | Skripsi | KEHUTANAN
Perubahan iklim global yang
dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca (GRK) menuntut upaya mitigasi berbasis lahan, khususnya melalui peningkatan
tutupan vegetasi yang mampu menyerap karbon. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi jenis dan luas tutupan lahan, menghitung potensi biomassa,
simpanan karbon, dan serapan CO? kelas tutupan lahan, serta menganalisis
kontribusi tutupan lahan terhadap penyerapan emisi CO? dari sektor domestik di
Desa Tridadi, Kabupaten Sleman. Metode penelitian menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan kombinasi survei lapangan, inventarisasi vegetasi
menggunakan teknik non-destruktif, dan wawancara terstruktur kepada 99
responden rumah tangga dengan stratifikasi status kemiskinan. Estimasi biomassa
dilakukan menggunakan persamaan alometrik sesuai jenis vegetasi, sedangkan
emisi dihitung berdasarkan pedoman IPCC (2006). Hasil menunjukkan Desa Tridadi didominasi oleh
tutupan lahan permukiman, dengan enam kelas utama yang meliputi danau/waduk,
kebun/perkebunan, permukiman, RTH publik, gedung, dan sawah irigasi. Rata-rata
simpanan karbon dan serapan CO? dari seluruh tutupan lahan masing-masing
sebesar 2.148,42 ton dan 7.884,71 ton CO? per tahun, di mana Ruang Terbuka
Hijau Publik (RTHP) memberikan kontribusi serapan CO? tertinggi. Sementara itu,
total emisi CO? dari sektor domestik mencapai 19.748,64 ton per tahun, jauh
melebihi kapasitas serapan karbon yang ada. Total persentase
perbandingan serapan CO? tutupan lahan terhadap emisi CO? desa Tridadi
adalah 39,93%. Hal ini menunjukkan bahwa tutupan lahan di Desa
Tridadi belum mampu mengimbangi emisi CO? domestik, sehingga diperlukan upaya
peningkatan kualitas vegetasi untuk mendukung mitigasi perubahan iklim di
tingkat lokal. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar perumusan kebijakan
pengelolaan lahan berkelanjutan dan inventarisasi GRK di tingkat desa.
Global
climate change driven by rising greenhouse gas (GHG) emissions necessitates
land-based mitigation efforts, particularly through the expansion of vegetative
cover capable of sequestering carbon. This study aims to identify the types and
area of land cover, estimate biomass potential, carbon stock, and CO? uptake by
land cover classes, as well as analyze the contribution of land cover toward
absorbing domestic CO? emissions in Tridadi Village, Sleman Regency. A
quantitative approach was employed, combining field surveys, vegetation
inventories using non-destructive techniques, and structured interviews with 99
household respondents stratified by poverty status. Biomass estimation utilized
allometric equations according to vegetation type, while emissions were
calculated based on IPCC (2006) guidelines. The results show that Tridadi
Village is dominated by residential land cover, with six main land cover
classes: lakes/reservoirs, gardens/plantations, settlements, public green open
spaces (PGOS), buildings, and irrigated rice fields. The average carbon stock
and CO? uptake from all land cover types were 2,148.42 tons and 7,884.71 tons
CO? per year, respectively, with public green open spaces providing the highest
CO? absorption. Meanwhile, total domestic CO? emissions reached 19,748.64 tons
per year, significantly exceeding the existing carbon sequestration capacity.
The comparison shows that land cover CO? absorption accounts for only 39.93% of
total CO? emissions in Tridadi Village. This indicates that current land cover
is insufficient to offset domestic CO? emissions, thus highlighting the need to
improve vegetative quality for supporting local climate change mitigation. This
research is expected to serve as a basis for formulating sustainable land management
policies and GHG inventory at the village level.
Kata Kunci : Simpanan karbon, emisi CO? domestik, tutupan lahan, ruang terbuka hijau, mitigasi iklim