Laporkan Masalah

IDENTIFIKASI DAN PENGEMBANGAN ALAT BANTU REHABILITASI PASIEN PASCASTROKE

Anhari Eka Munandar, Prof. Dr. Eng. Ir. Herianto, S.T., M.Eng. IPU., ASEAN. Eng

2013 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Stroke adalah penyebab kematian tertinggi nomor tiga dan menjadi penyebab utama dari kasus kelumpuhan di Amerika Serikat, bahkan satu per tiga pasien yang menderita stroke meninggal dunia, dan sisanya mengalami kelumpuhan. Selain kurangnya kesadaran masyarakat dalam penanganan gejala dan pasca stroke, belum adanya sistem informasi rehabilitasi yang terpadu terkadang menyulitkan keluarga dalam melakukan aktivitas rehabilitasi setelah pulang dari rumah sakit. Dengan alasan itulah maka harus dilakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk identifikasi dan klasifikasi stroke mulai dari informasi dasar sampai tahapan rehabilitasi yang terpadu. Identifikasi stroke juga bertujuan untuk menentukan desain alat bantu yang sesuai dengan kebutuhan pasien dan tingkat terapi yang seharusnya dijalani pasien. Langkah identifikasi dimulai dengan pengumpulan data baik primer maupun sekunder. Penyusunan materi dilakukan dengan terstruktur disertai dengan gambar. Kemudian untuk mengetahui informasi mengenai jumlah pasien dan jenis stroke yang diderita, dilakukan pengambilan sampel data rekam medik di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Dari 100 sampel yang diuji, diperoleh 79 kasus stroke iskemik dan 28 kasus stroke hemoragik, dimana 48 kasus diantaranya terjadi pada anggota gerak bagian kanan, 39 kasus terjadi pada anggota gerak bagian kiri, dan 20 kasus pada bagian kepala. Berdasarkan proses penelitian, diperoleh hasil identifikasi lengkap dan terstruktur mengenai pengertian stroke, jenis-jenis stroke, dan tahapan rehabilitasi stroke yang terpadu. Berdasarkan pengamatan terhadap tabel data rekam medik, disimpulkan bahwa harus didesain sebuah alat bantu yang bisa digunakan untuk membantu proses rehabilitasi stroke pada anggota gerak kanan. Pertimbangan yang dipilih adalah bahwa alat bantu harus bisa disesuaikan dengan kemampuan pasien. Bukan hanya anggota gerak yang mengalami penurunan kemampuan, namun juga terjadi degradasi dalam hal kemampuan psikologi dan pikiran. Hal ini harus diperhatikan dalam mendesain alat bantu.

Kata Kunci : Stroke, rehabilitasi, rekam medik, identifikasi, desain alat bantu

  1. S1-FTK-2013-Anhari_Eka_Munandar-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2013-Anhari_Eka_Munandar-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2013-Anhari_Eka_Munandar-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2013-Anhari_Eka_Munandar-title.pdf