Laporkan Masalah

Strategi Pemberdayaan Perempuan Penyangga Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Program Lumbung Mataraman di Kalurahan Sidoarum Kapanewon Godean Kabupaten Sleman

Alifia Khairun Naswita, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. ; Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A. ; Ratih Ineke Wati, S.P., M.Agr., Ph.D.

2025 | Skripsi | PENYULUHAN & KOMUNIKASI PERTANIAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pemberdayaan perempuan, mengetahui kontribusi pendukung dan kendala pemberdayaan, serta menganalisis capaian pemberdayaan. Latar belakang dari penelitian ini berawal dari tanggung jawab pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan setiap individu di daerah otonominya. Pemerintah Daerah DIY meluncurkan Program Lumbung Mataraman sebagai upaya ketahanan pangan berbasis kearifan lokal. KWT Ngupoyo Boga merupakan kelompok penerima bantuan Lumbung Mataraman tahap awal di Kalurahan Sidoarum. Melalui kelompok wanita tani, Lumbung Mataraman sebagai sarana pemberdayaan perempuan. Ibu-ibu di KWT Ngupoyo Boga sebagai penyangga ketahanan pangan keluarga, memiliki peran penting dalam memastikan ketersediaan pangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, Focus Group Disscussion (FGD), dan studi kepustakaan. Subjek penelitian adalah pengurus dan anggota KWT Ngupoyo Boga yang dilaksanakan di Kalurahan Sidoarum, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman. Hasil penelitian menunjukkan adanya keberhasilan dari strategi pemberdayaan perempuan pada tahap enabling, empowering, protecting, supporting, dan sustaining (pada aspek sosial). Terdapat kontribusi pendukung dan kendala penghambat pemberdayaan yang mempengaruhi keberhasilan pemberdayaan perempuan. Capaian pemberdayaan berupa hasil panen, hasil olahan, keterampilan individu, keberhasilan kelompok, dan terpenuhinya pangan keluarga.

This study aims to identify women's empowerment strategies, explore the contributors and constraints of empowerment, and analyze the achievements of empowerment. The background of this research is rooted in the government's responsibility to ensure food security for every individual in its autonomous region. The DIY Regional Government launched the Lumbung Mataraman Program as an initiative for food security based on local wisdom. KWT (Women's Farmer Group) Ngupoyo Boga is a group that received support from the initial phase of the Lumbung Mataraman in Sidoarum Village. Through the women farmers' group, Lumbung Mataraman serves as a platform for women's empowerment. The women of KWT Ngupoyo Boga, as pillars of family food security , play a crucial role in ensuring food availability. This research method used was descriptive with a qualitative approach, employing data collection techniques such as observation, interviews, Focus Group Disscussions (FGD), and literature study. The research subjects consist of leaders and members of KWT Ngupoyo Boga, located in Sidoarum Village, Godean District, Sleman Regency. The research results indicate the success of women's empowerment strategies at the enabling, empowering, protecting, supporting, and sustaining stages (particularly in the social aspect). There are supporting contributions and inhibiting constraints that influence the success of women's empowerment. The achievements of empowerment include crop yields,  processed product, individual skills, group success and the fulfilment of family food needs.

Kata Kunci : Pemberdayaan perempuan, ketahanan pangan, Lumbung Mataraman, kelompok wanita tani, capaian pemberdayaan

  1. S1-2025-479733-abstract.pdf  
  2. S1-2025-479733-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-479733-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-479733-title.pdf