Application of Oblique Translation Procedures in the Indonesian Subtitle of Don't Look Up (2021)
Kharisma Zidna Rahmanisa, Amin Basuki, S.S., M.A.
2025 | Skripsi | SASTRA INGGRISSkripsi ini bertujuan untuk mencari tahu prosedur penerjemahan tidak langsung yang digunakan oleh penerjemah dalam takarir film Don’t Look Up yang dirilis pada tahun 2021 melalui Netflix. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kualitatif dan pengkategorian data dilakukan dengan menggunakan teori penerjemahan milik Vinay dan Darbelnet. Dari 189 data, 55 data diterjemahkan menggunakan prosedur transposisi (29.1%), 60 data diterjemahkan menggunakan prosedur modulasi (31.75%), 68 data diterjemahkan menggunakan prosedur ekuivalen (35.98%), dan 6 data diterjemahkan menggunakan prosedur adaptasi (3.17%). Peneliti menemukan 7 dari 10 kategori transposisi dan 6 dari 10 kategori modulasi dari Vinay dan Darbelnet. Selain itu, terdapat 7 kategori transposisi yang tidak termasuk dalam kategorisasi Vinay dan Darbelnet. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh perbedaan pasangan bahasa yang digunakan oleh Vinay dan Darbelnet dalam teorinya dan dalam penelitian ini. Selain itu, dialog dalam film menggunakan banyak idiom sehingga penerjemah perlu mengaplikasikan prosedur ekuivalen untuk menghasilkan penerjemahan yang natural.
This undergraduate thesis aims to find out oblique translation
procedures applied in the Indonesian subtitle of Don’t Look Up which was
released in 2021 through Netflix. The data were collected using
qualitative method and categorized using Vinay and Darbelnet’s theory of
translation. The result shows that the translator applied all
procedures of oblique translation. From 189 data, 55 data were
translated using transposition (29.1%), 60 data were translated using
modulation (31.75%), 68 data were translated using equivalence (35.98%),
and 6 data were translated using adaptation (3.17%). The researcher
found 7 out of 10 categories of transposition and 6 out of 10 categories
of modulation proposed by Vinay and Darbelnet. Additionally, 7
categories which are not included in Vinay and Darbelnet’s
categorization of transposition were identified. It is possibly because
the differences of language pairs used in Vinay and Darbelnet’s theory
and this research. Furthermore, the dialogues of the film used a lot of
idioms, therefore the translator requires to apply equivalence procedure
to produce natural translation.
Kata Kunci : translation, oblique translation, film, subtitle