Analisis Lifetime Leaf Spring Unit Truk Scania P 410 XT Untuk Meningkatkan Akurasi Perencanaan Penggantian di PT SBWP Site WSL
Bernadus Rasendriya Daniswara, Ir. F. Eko Wismo W., M.Sc., Ph.D.
2025 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PERAWATAN ALAT BERAT
Leaf spring merupakan salah satu
komponen penting dalam sistem suspensi dump truck yang berfungsi
menyerap beban kejut dan menopang beban kendaraan. Leaf spring yang
mengalami tekanan secara berulang selama operasional dapat menyebabkan
kelelahan material dan akhirnya material tersebut bisa mengalami kegagalan.
Penyebab utama kerusakan ini adalah kondisi jalan dan gaya tekan berlebih
akibat pengoperasian di medan ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis lifetime leaf spring pada unit Scania P 410 XT di PT SBWP
Site WSL serta memberikan rekomendasi perencanaan penggantian berdasarkan data
historis Metode yang digunakan adalah pendekatan statistik distribusi normal
dan Reliability Centered Spares (RCS) berdasarkan data work order selama
16 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lifetime aktual leaf
spring lebih pendek dari rekomendasi pabrikan, dengan rata-rata lifetime
lapisan pertama sebesar 3010 jam dan rekomendasi penggantian optimal pada 3700
jam. Penerapan rekomendasi penggantian menurunkan efisiensi komponen sebesar
24,7?n meningkatkan estimasi biaya penggantian.
Leaf spring is one of the important
components in the dump truck suspension system that functions to absorb shock
loads and support vehicle loads. Leaf springs that are repeatedly stressed
during operation can cause material fatigue and eventual failure. The main
causes of this damage are road conditions and excessive compressive forces due
to operation in extreme terrain. This study aims to analyze the leaf spring
lifetime on Scania P 410 XT unit at PT SBWP Site WSL and provide replacement
planning recommendations based on historical data. The method used is the
normal distribution statistical approach and Reliability Centered Spares (RCS)
based on work order data for 16 months. The results show that the actual
lifetime of the leaf spring is shorter than the manufacturer's recommendation,
with an average first layer lifetime of 3010 hours and an optimal replacement
recommendation at 3700 hours. The implementation of the replacement
recommendation decreased component efficiency by 24.7% and increased the estimated
replacement cost.
Kata Kunci : Lifetime, Leaf Spring, Scania P 410 XT, Rekomendasi Penggantian