Laporkan Masalah

Sebaran Spesies Nematoda Puru-akar Padi (Meloidogyne graminicola) pada Lahan Padi dengan Berbagai Ketinggian di Kabupaten Magetan, Jawa Timur

Hasana Puspa Ningtyas, Prof. Dr. Ir. Siwi Indarti, M.P

2025 | Skripsi | ILMU HAMA & PENYAKIT TUMBUHAN

Nematoda puru akar (Meloidogyne graminicola) merupakan salah satu nematoda parasit tumbuhan yang paling merusak, menyerang berbagai tanaman budidaya termasuk padi. Di Indonesia, serangan nematoda ini dapat menyebabkan kerugian hasil panen hingga 80%. Kabupaten Magetan, sebagai salah satu daerah penghasil padi di Jawa Timur, masih belum memiliki data yang komprehensif mengenai distribusi dan komposisi spesies Meloidogyne graminicola di lahan pertaniannya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui sebaran nematoda puru akar di lahan padi pada berbagai ketinggian, (2) menilai kepadatan populasi Meloidogyne graminicola di berbagai zona ketinggian, dan (3) mengidentifikasi spesies Meloidogyne graminicola serta distribusi spesifiknya di tiap kategori ketinggian. Pengambilan sampel dilakukan secara purposif pada tiga kategori ketinggian: dataran rendah, sedang, dan tinggi. Sampel akar dan tanah yang menunjukkan gejala infeksi Meloidogyne diekstraksi dan dianalisis secara morfologi melalui pengamatan pola perineal dan secara molekuler menggunakan teknik PCR. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa nematoda puru akar yang ditemukan pada berbagai ketinggian adalah Meloidogyne graminicola. Analisis PCR juga menunjukkan keberhasilan amplifikasi DNA menggunakan primer spesifik Meloidogyne graminicola Mgr-F2/Mgr-R2, yang ditandai dengan munculnya pita DNA berukuran 372 bp. Pengamatan terhadap sampel yang dikumpulkan menunjukkan bahwa nematoda puru akar telah menyebar di beberapa wilayah di Kabupaten Magetan dengan kepadatan populasi yang bervariasi pada setiap tingkat ketinggian. Temuan ini diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah sebagai dasar untuk deteksi dini dan pengendalian nematoda puru akar, sehingga mendukung produksi padi yang berkelanjutan di Kabupaten Magetan.

Root-knot nematodes (Meloidogyne graminicola) are among the most damaging plant-parasitic nematodes, attacking various cultivated crops, including rice. In Indonesia, infestations by this nematode can cause yield losses of up to 80%. Magetan District, one of  rice-producing areas in East Java, lacks comprehensive data on the distribution and species composition of Meloidogyne graminicola in its agricultural fields. This study aims to (1) determine the distribution of root-knot nematodes in rice fields at different altitudes, (2) assess Meloidogyne graminicola population densities across various elevation zones, and (3) identify Meloidogyne graminicola spesies and their specific distribution in each elevation range. Sampling was conducted purposively in three altitude categories: lowland, midland, and highland. Root and soil samples showing symptoms of Meloidogyne infection were extracted and analyzed morphologically through perineal pattern observation and molecularly using PCR techniques. The identification result revealed that the root-knot nematode found at various altitudes was Meloidogyne graminicola. PCR analysis also confirmed successful DNA amplification using the Meloidogyne graminicola-specific primers Mgr-F2/Mgr-R2, as evidenced by a 372 bp DNA band. Observations from the collected samples indicated that root-knot nematodes have spread across several areas in Magetan District, with varying population densities at different elevation levels. The findings are expected to provide scientific information that can serve as a basis for early detection and control of root-knot nematodes, thereby supporting sustainable rice production in Magetan District.

Keywords: altitude, Magetan, Meloidogyne graminicola, rice, root-knot nematodes

Kata Kunci : ketinggian, Magetan, Meloidogyne graminicola, nematoda puru akar, padi

  1. S1-2025-478604-abstract.pdf  
  2. S1-2025-478604-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-478604-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-478604-title.pdf