Laporkan Masalah

PENGARUH SNEDDS EKSTRAK DAUN Piper crocatum TERHADAP DEPOSISI KOLAGEN DALAM KESEMBUHAN LUKA DIABETES: ANALISIS NETWORK PHARMACOLOGY DAN STUDI IN VIVO

Assyfa Atha, drh. Retno Murwanti, M.P., Ph.D. ; Dr. apt. Soni Siswanto, M.Biomed.

2025 | Skripsi | FARMASI

INTISARI
Luka pada pasien diabetes mellitus (DM) sering mengalami proses penyembuhan yang lambat akibat gangguan sirkulasi dan risiko infeksi yang meningkat. Daun Piper crocatum dikenal kaya akan flavonoid yang memiliki potensi sinergis dalam mempercepat regenerasi jaringan, namun studi komprehensif mengenai mekanisme molekular dan formulasi optimal untuk meningkatkan bioavailabilitasnya masih minim. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek terapeutik ekstrak etanol daun P. crocatum dalam formulasi SNEDDS gel terhadap penyembuhan luka diabetes pada mencit Balb/c, serta mendefinisikan interaksi multitarget flavonoid melalui pendekatan network pharmacology. Ekstrak diperoleh dengan maserasi etanol, diikuti perancangan SNEDDS gel dengan surfaktan Tween 80 dan kosurfaktan propilen glikol (rasio 3:1), menghasilkan formula optimal F3 (Grade A) dengan ukuran partikel seragam. Uji in vivo dilakukan dengan induksi hiperglikemia, pengukuran kecepatan penutupan luka, dan deposisi kolagen menggunakan pewarnaan Sirius Red pada hari ke-7 dan ke-14. Secara histometrik, kelompok perlakuan menunjukkan penutupan luka signifikan lebih cepat dan peningkatan deposisi kolagen (46,12 ± 4,44% pada hari ke-7; 60,36 ± 13,92% pada hari ke-14; p < 0> network pharmacology mengungkap 43 variasi interaksi antara 20 senyawa dengan 11 protein target; flavonoid utama (apigenin, luteolin, rutin, hydroxychavibetol, piperbetol, asam hidrosinnamat) secara selektif menargetkan MMP2, MMP3, dan MMP9 dengan afinitas ikatan tinggi, mengindikasikan peran kunci dalam remodelasi matriks ekstraseluler. Hasil ini mendemonstrasikan bahwa SNEDDS gel ekstrak daun P. crocatum efektif mempercepat penyembuhan luka diabetes melalui mekanisme multitarget yang terintegrasi dan peningkatan deposisi kolagen, sehingga membuka peluang pengembangan terapeutik berbasis flavonoid untuk manajemen luka kronis pada DM.

ABSTRAK

Delayed wound healing in patients with diabetes mellitus (DM) is often caused by impaired circulation and an elevated risk of infection. Piper crocatum leaf extract, rich in synergistic flavonoids, holds promise for enhancing tissue regeneration, yet comprehensive studies on its molecular mechanisms and optimal formulation for improved bioavailability remain scarce. This study evaluates the therapeutic potential of ethanol extract of P. crocatum formulated as a SNEDDS gel in accelerating diabetic wound closure in BALB/c mice and characterizes flavonoid multitarget interactions via network pharmacology. The extract was obtained by ethanol maceration and subsequently incorporated into a SNEDDS gel using Tween 80 and propylene glycol at a 3:1 surfactant:cosurfactant ratio, yielding the optimal F3 formulation (Grade A) with a uniform particle size distribution. In vivo assessments included induction of hyperglycemia, measurement of wound closure rate, and collagen deposition via Sirius Red staining on days 7 and 14. Histometric analysis showed that treated groups exhibited significantly faster wound closure and increased collagen deposition (46.12 ± 4.44% on day 7; 60.36 ± 13.92% on day 14; p < 0>P. crocatum SNEDDS gel significantly accelerates diabetic wound healing through integrated multitarget mechanisms and enhanced collagen deposition, supporting its development as a flavonoid-based therapeutic for chronic wound management in DM.

Kata Kunci : “Diabetes mellitus”, “Piper crocatum”, Flavonoid, SNEDDS, “Network pharmacology”

  1. S1-2025-481984-abstract.pdf  
  2. S1-2025-481984-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-481984-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-481984-title.pdf