Rancang Bangun Mesin Pompa Apung (Floating Pump) Berbasis Remote Control Dengan Penambahan Sistem Penggerak Untuk Penyiraman Tanaman Bawang Merah (Allium Cepa Var. Aggregatum G.Don)
Muhamad Rizky Arimei Faldi, Sri Markumningsih, S.T.P., M.Sc., Ph.D.;Prof. Dr. Ir. Bambang Purwantana, M.Agr.
2025 | Skripsi | TEKNIK PERTANIAN
Ketersediaan air merupakan faktor krusial dalam sektor pertanian, terutama pada budidaya tanaman hortikultura seperti bawang merah. Di Kabupaten Nganjuk, sebagai salah satu sentra produksi bawang merah nasional, sistem irigasi yang masih bersifat konvensional sering kali menghadapi kendala efisiensi, seperti tingginya kebutuhan tenaga kerja, pemborosan air, serta distribusi air yang tidak merata. Menanggapi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pompa apung (floating pump) berbasis remote control yang dilengkapi dengan sistem penggerak otomatis guna meningkatkan irigasi bawang merah (Allium cepa var. Aggregatum G.Don). Inovasi ini mencakup modifikasi perangkat dengan penambahan dua motor DC, sistem kendali menggunakan transmitter dan receiver FlySky FS-i6, serta sistem penyemprotan air dua arah. Evaluasi dilakukan terhadap fungsi operasional, kinerja penggerak, sistem penyemprotan, serta kapasitas kerja alat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini dapat beroperasi secara optimal pada saluran irigasi dengan kedalaman dan lebar minimum masing-masing 50 cm, memiliki jangkauan pengendalian hingga ±90 meter, serta efisiensi konsumsi bahan bakar sebesar 0,722 liter per jam (setara 10 liter per hektar). Selain itu, kapasitas kerja aktual mencapai 0,072 hektar per jam dengan efisiensi kerja sebesar 16,66%, yang menunjukkan kemampuan alat untuk menyiram area seluas ±720 m² dalam satu jam.
Water availability is a critical factor in the agricultural sector, particularly in the cultivation of horticultural crops such as shallots. In Nganjuk Regency, as one of the national shallot production centers, the conventional irrigation system often faces efficiency challenges, including high labor demand, water wastage, and uneven water distribution. In response to these issues, this study aims to design and develop a remote-controlled floating pump system equipped with an automatic drive mechanism to improve the effectiveness and efficiency of shallot (Allium cepa var. Aggregatum G.Don) irrigation. The innovation involves device modification by integrating two DC motors, a control system using FlySky FS-i6 transmitter and receiver, and a bidirectional water spraying system. The evaluation focused on operational function, drive system performance, spraying mechanism, and field capacity. The test results indicate that the device operates optimally in irrigation channels with a minimum depth and width of 50 cm, and it has a control range of approximately ±90 meters. Fuel consumption efficiency was recorded at 0.722 liters per hour (equivalent to 10 liters per hectare). Additionally, the actual field capacity reached 0.072 hectares per hour, with a work efficiency of 16,66%, indicating the device's ability to irrigate an area of approximately 720 m² within one hour.
Kata Kunci : Floating pump, remote control, sistem penggerak, bawang merah, efisiensi irigasi.