Prediksi Tutupan Lahan Kabupaten Banyumas Tahun 2031 Menggunakan Plugin MOLUSCE
MAHARDHIKA YUDHA DHARMA, Ir. Erlyna Nour Arrofiqoh, S.T., M.Eng.
2025 | Tugas Akhir | D4 TEKNOLOGI SURVEI DAN PEMETAAN DASAR
Kabupaten Banyumas dengan luas wilayah 1.327,60 km² mengalami perubahan tutupan lahan yang signifikan akibat peningkatan populasi dan kebutuhan akan pemukiman serta infrastruktur. Jumlah penduduk meningkat dari 1.776.918 jiwa pada 2020 menjadi 1.864.665 jiwa pada 2024, dengan laju pertumbuhan 1,04%. Perubahan ini berdampak pada menyusutnya lahan pertanian dan meningkatnya tekanan terhadap tata ruang. Oleh karena itu, pemantauan dan prediksi perubahan lahan menjadi kunci dalam mendukung perencanaan wilayah yang berkelanjutan. Jika perubahan ini tidak dipantau dan diprediksi dengan baik, pengelolaan tata ruang akan menjadi sulit, sehingga pada akhirnya dapat menyebabkan ketidaksesuaian dalam penggunaan lahan di masa depan.
Proyek akhir ini bertujuan untuk memprediksi perubahan tutupan lahan di Kabupaten Banyumas tahun 2031 dengan memanfaatkan plugin MOLUSCE (Modules for Land Use Change Evaluation) pada perangkat lunak Quantum GIS. MOLUSCE memungkinkan penggunaan data spasial historis untuk memodelkan pola perubahan lahan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti pertumbuhan penduduk dan pembangunan. Dengan menganalisis data tutupan lahan dari tahun-tahun sebelumnya dan memprediksi skenario perubahan di masa depan, proyek akhir ini memberikan wawasan yang lebih jelas mengenai perkembangan penggunaan lahan yang berkelanjutan.
Hasil proyek akhir ini adalah peta kesesuaian prediksi tutupan lahan tahun 2031 terhadap rencana tata ruang wilayah Kabupaten Banyumas tahun 2031. Prediksi tutupan lahan tahun 2031 menunjukkan kesesuaian yang cukup tinggi dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banyumas. Persentase area yang sesuai dengan rencana tata ruang mencapai 59,64?n ditunjukkan dengan warna merah, sedangkan 40,36% area tidak sesuai yang ditandai dengan warna abu-abu. Dengan demikian, terdapat selisih sebesar 19,28% antara area yang sesuai dan yang tidak sesuai. Hal ini mengindikasikan bahwa rencana tata ruang telah selaras dengan proyeksi perubahan lahan di masa depan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merencanakan kebijakan tata ruang dan pengelolaan sumber daya lahan, sehingga pembangunan di Kabupaten Banyumas dapat berjalan sesuai dengan prinsip keberlanjutan.
Kata Kunci : Perubahan tutupan lahan, MOLUSCE, QGIS, Rencana Tata Ruang Wilayah