Laporkan Masalah

KEANEKARAGAMAN DAN NILAI FILOSOFI TUMBUHAN UNTUK MENDUKUNG PENYERAPAN GAS CO2 DI RUANG TERBUKA HIJAU KOTA YOGYAKARTA

Gathan Bhadra Adiyatma, Prof. Dr. Ir. Ris Hadi Purwanto, M.Agr.Sc., IPU.

2025 | Skripsi | KEHUTANAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara nilai filosofi pohon dan kapasitas serapan CO? di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Yogyakarta. Dengan meningkatnya peran RTH dalam mitigasi perubahan iklim, penelitian ini mengkaji pentingnya keanekaragaman spesies pohon yang memiliki nilai budaya tinggi dalam mendukung fungsi ekologis, khususnya dalam penyerapan gas rumah kaca. Fokus utama adalah untuk mengidentifikasi apakah nilai filosofi pohon berhubungan dengan kemampuan pohon dalam menyerap CO?, serta bagaimana distribusi RTH yang sarat nilai filosofis mempengaruhi kapasitas serapan karbon di kawasan perkotaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan pengumpulan data melalui observasi langsung, pemetaan, serta analisis statistik menggunakan uji Korelasi Spearman, Korelasi Point Biserial, dan Kruskal-Wallis untuk menguji hubungan antara nilai filosofi pohon dengan kapasitas serapan CO?. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik Stratified Random Sampling untuk memilih pohon-pohon yang mewakili variasi nilai filosofi dan karakteristik ekologis yang berbeda di Kota Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara nilai filosofi dan serapan CO? secara individual meskipun hubungannya lemah, ada perbedaan signifikan dalam kapasitas serapan CO? antar kelompok nilai filosofi pohon. Pohon pohon yang termasuk dalam kategori filosofi tinggi memiliki kapasitas serapan CO? yang lebih besar, terutama di kawasan RTH Cagar Budaya. Penelitian ini menyarankan bahwa nilai filosofi dapat dipertimbangkan sebagai indikator ekologis dalam perencanaan RTH berbasis ekologi budaya, yang mengintegrasikan aspek sosial dan ekologis dalam pengelolaan ruang terbuka hijau kota.

This study aims to explore the relationship between the philosophical value of trees and their carbon dioxide (CO?) absorption capacity in urban green spaces (Ruang Terbuka Hijau, RTH) in Yogyakarta City. Given the increasing role of green spaces in climate change mitigation, the research examines the significance of tree species diversity with high cultural value in supporting ecological functions, particularly greenhouse gas absorption. The main focus is to identify whether there is a relationship between the philosophical value of trees and their ability to absorb CO?, and how the spatial distribution of philosophically significant green spaces influences urban carbon sequestration capacity. The research methodology involves direct field observation, spatial mapping, and statistical analyses, employing Spearman’s rank correlation, Point Biserial correlation, and the Kruskal-Wallis test to examine the relationship between tree philosophical value and CO? absorption capacity. Sampling was conducted using a Stratified Random Sampling technique to ensure representation of trees with varying philosophical significance and ecological characteristics across Yogyakarta City. The results indicate a weak but present correlation between philosophical value and individual CO? absorption, with significant differences in CO? sequestration capacity among groups of trees categorized by philosophical value. Trees classified as having high philosophical significance demonstrated greater CO? absorption, particularly within green spaces designated as cultural heritage zones. This study suggests that philosophical value may serve as a relevant ecological indicator in the planning of culturally-informed green infrastructure, integrating socio-ecological dimensions into urban green space management.

Kata Kunci : nilai filosofi pohon, serapan CO?, Ruang Terbuka Hijau, Kota Yogyakarta, mitigasi perubahan iklim

  1. S1-2025-479070-abstract.pdf  
  2. S1-2025-479070-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-479070-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-479070-title.pdf