Laporkan Masalah

EVALUASI KUALITAS RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK KAWASAN PERKOTAAN KEBUMEN (KASUS: ALUN-ALUN, HUTAN KOTA, DAN TAMAN KOTA DI KECAMATAN KEBUMEN)

Arief Budi Setiawan, Dr. Tri Mulyani Sunarharum, S.T., IPU.

2025 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Ruang terbuka hijau publik (RTHP) perkotaan berperan sebagai ruang interaksi sosial sekaligus penyeimbang ekosistem lingkungan perkotaan. Sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW), kawasan perkotaan Kebumen, memiliki sejumlah program untuk meningkatkan kuantitas RTHP. Berdasarkan pengamatan awal menggunakan analisis sentimen, sejumlah RTHP di kawasan perkotaan Kebumen memiliki kualitas yang cukup timpang antara satu dengan yang lainnya, terutama pada RTHP terbesar di kawasan perkotaan Kebumen, yaitu alun-alun, hutan kota, dan taman kota. Temuan awal tersebut memunculkan pertanyaan kritis mengingat ketiganya berada dalam wilayah administrasi yang sama dengan kebijakan pengelolaan serupa. Lebih lanjut, hingga saat ini belum ada kajian komprehensif yang melakukan pengukuran langsung terhadap kualitas RTHP tersebut di lapangan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini dirancang untuk (1) memverifikasi temuan awal dengan mengevaluasi kualitas RTHP di kawasan perkotaan Kebumen, dan (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kualitas RTHP di kawasan perkotaan Kebumen.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran dengan pendekatan deduktif. Lokasi penelitian adalah kawasan perkotaan Kebumen, khususnya pada tiga RTHP di Kecamatan Kebumen yaitu Alun-alun Kebumen, Hutan Kota Kebumen dan Taman Kota Kebumen. Unit analisis pada penelitian adalah ketiga RTHP tersebut dengan jenis pengumpulan data berupa observasi lapangan, penyebaran kuesioner, serta wawancara kepada pedagang di RTHP. Metode yang digunakan untuk mengevaluasi adalah Public Space Index sedangkan analisis faktor menggunakan Exploratory Factor Analysis.

Hasil penelitian menunjukkan Alun-alun Kebumen memiliki kualitas tertinggi dengan skor 83,95 (kategori tinggi), sementara Hutan Kota (58,74), dan Taman Kota (64,77) termasuk kategori sedang. Hasil analisis faktor mengungkapkan terdapat 8 (delapan) faktor yang memengaruhi kualitas alun-alun, 8 (delapan) faktor yang memengaruhi kualitas hutan kota, serta pada taman kota yang ditemukan 7 (tujuh) faktor yang memengaruhi kualitas. Selain itu juga ditemukan faktor lain yaitu, faktor komersial, makanan dan kegiatan/festival pada alun-alun, faktor ketanangan pada hutan kota, serta faktor keramahan pada taman kota. 

Urban public green spaces (RTHP) serve as both social interaction hubs and ecological stabilizers in city environments. As a Regional Activity Center (PKW), Kebumen’s urban area has implemented several programs to expand its RTHP coverage. Initial sentiment-based observations revealed noticeable quality gaps among Kebumen’s major RTHP sites—particularly its largest ones: the town square (alun-alun), urban forest, and city park. These preliminary findings raise important questions, given that all three locations operate under the same administrative zone with comparable management policies. Moreover, no prior study has conducted comprehensive on-site quality assessments of these RTHP.

To address this gap, the study aims to: (1) validate initial observations by evaluating RTHP quality across Kebumen’s urban area, and (2) identify key factors influencing RTHP quality. The research adopts a mixed-method approach with deductive reasoning, focusing on three RTHP in Kebumen District: Kebumen Town Square, Kebumen Urban Forest, and Kebumen City Park. Data was collected through field observations, questionnaires, and vendor interviews. Quality assessment used the Public Space Index, while contributing factors were analyzed via Exploratory Factor Analysis.

Results show Kebumen Town Square scored highest (83.95, "high" tier), while the Urban Forest (58.74) and City Park (64.77) ranked as "moderate." Factor analysis identified eight quality determinants for both the town square and urban forest, and seven for the city park. Unique influences emerged: commercial activity, food services, and events/festivals at the town square; tranquility in the urban forest; and visitor-friendly ambiance at the city park.

Kata Kunci : evaluasi, kualitas, ruang terbuka hijau publik, public space index, persepsi pengguna

  1. S1-2025-482729-abstract.pdf  
  2. S1-2025-482729-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-482729-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-482729-title.pdf