Laporkan Masalah

Pelibatan Komunitas sebagai Upaya Manajemen Mobilitas untuk Meningkatkan Keterangkutan Harian (Studi Kasus Strategi Pelibatan Komunitas PT X)

Matthew Valentino Tjioewinata, Drs. I Gusti Ngurah Putra, M.A.

2025 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Permasalahan mobilitas harian di wilayah perkotaan masih menjadi isu strategis dalam manajemen mobilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelibatan komunitas sebagai strategi manajemen mobilitas dalam rangka meningkatkan keterangkutan harian. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, dengan objek kajian pada program MRT Goes to School (MGTS) yang diselenggarakan oleh PT X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pelaksana program, observasi lapangan, serta analisis dokumen pendukung. Kerangka teori yang digunakan mencakup, model komunikasi dua arah simetris dari Grunig dan Hunt, teori komunikasi dialogis dari Kent dan Taylor serta teori pembelajaran sosial dari Bandura.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa program MGTS merepresentasikan praktik komunikasi partisipatif yang menekankan pada empati, keterbukaan terhadap masukan, serta interaksi dua arah antara penyelenggara dan peserta. Selain itu, program juga mencerminkan karakteristik proses pembelajaran sosial, khususnya dalam membangun perhatian dan motivasi peserta terhadap perilaku penggunaan transportasi publik. Namun demikian, keterbatasan publikasi digital terkait program menyebabkan keterlibatan publik secara daring belum terfasilitasi secara optimal. Penelitian ini juga memiliki sejumlah keterbatasan lainnya, seperti cakupan informan yang masih terbatas pada pihak internal dan belum tergambarnya secara menyeluruh perspektif dari peserta program. Keterbatasan-keterbatasan tersebut membuka peluang bagi penelitian selanjutnya untuk memperluas sudut pandang dengan melibatkan penerima manfaat secara langsung serta mengeksplorasi dimensi digital sebagai bagian dari evaluasi efektivitas program.

Daily mobility issues in urban areas remain a strategic concern in the context of mobility management. This study aims to analyze community engagement as a mobility management strategy to increase daily ridership. The research adopts a qualitative approach with a case study method, focusing on the MRT Goes to School (MGTS) program organized by PT X. Data collection was conducted through in-depth interviews with program implementers, field observations, and supporting document analysis. The theoretical framework includes the dialogic communication theory by Kent and Taylor, the two-way symmetrical communication model by Grunig and Hunt, and Bandura’s social learning theory.

The findings indicate that the MGTS program represents a participatory communication practice that emphasizes empathy, openness to feedback, and two-way interaction between organizers and participants. Furthermore, the program demonstrates characteristics of social learning processes, particularly in fostering attention and motivation toward public transport usage behavior. However, the limited digital documentation and lack of consistent program publication hinder the optimization of public engagement in online platforms. This study also acknowledges certain limitations, such as the focus on internal stakeholders and the absence of direct perspectives from program participants. These limitations highlight opportunities for future research to expand the viewpoint by involving beneficiaries directly and exploring digital engagement as part of evaluating the effectiveness of community involvement initiatives.

Kata Kunci : pelibatan komunitas, manajemen mobilitas, keterangkutan harian, komunikasi dialogis, transportasi publik

  1. S1-2025-473288-abstract.pdf  
  2. S1-2025-473288-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-473288-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-473288-title.pdf