Laporkan Masalah

ANALISIS USABILITAS PADA ANTHROPOMETRIC CHAIR-7 (AC-7) DENGAN METODE USABILITY TESTING

Wenes Anindyo Sarastiti, Prof. Ir. Alva Edy Tantowi, M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng

2012 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Hasil pengukuran antropometri banyak digunakan dalam hal perancangan areal kerja (work station), perancangan alat kerja, perancangan lingkungan fisik dan lain sebagainya. Teknik pengukuran antropometri dibagi menjadi dua, yaitu teknik pengukuran digital dan teknik pengukuran secara konvensional. Salah satu alat ukur yang digunakan untuk pengukuran secara konvensional adalah kursi antropometri. Pengembangan kursi antropometri saat ini telah dilakukan oleh Jurusan Teknik Mesin dan Industri UGM yaitu berupa kursi antropometri sensor (Anthropometric Chair-7). Kursi tersebut nantinya akan digunakan sebagai alat pembelajaran oleh mahasiswa. Meskipun demikian produk ini masih dalam tahap pengembangan sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat usabilitas kursi antropometri sensor (AC-7) dibandingkan kursi antropometri manual agar mendukung kesuksesan produk tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah usability testing dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 10 novice user kursi antropometri sensor (AC-7) dan 10 novice user kursi antropometri manual. Kedua kategori kelompok user diminta untuk mengerjakan beberapa task pengukuran menggunakan kursi antropometri. Penelitian dilakukan sebanyak 2 kali yang terdiri dari 6 tahap pengujian usabilitas pada penelitian pertama dan 1 tahap pada penelitian kedua. Aspek usabilitas yang diukur adalah efficiency of use, learnability, memorability, errors, dan satisfaction. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kursi antropometri sensor (AC 7) mempunyai memorability dan efficiency of use yang lebih baik dari kursi antropometri manual ditinaju dari waktu penyelesaian uji usabilitas pada kedua kategori kelompok user. Pada aspek learnability, kedua kursi antropometri sama sama mudah untuk dipelajari oleh pemula. Berdasarkan jumlah error, jumlah error pada kursi antropometri sensor lebih sedikit dibandingkan pada kursi antropometri manual dengan nilai success rate pengerjaan task sebesar 88,18% untuk novice user kursi antropometri sensor (AC-7) dan 74,55% untuk novice user kursi antropometri manual. Dari perhitungan kuesioner satisfaction diperoleh rata-rata skor SUS novice user kursi antropometri sensor sebesar 55 dan 42,5 pada novice user kursi antropometri manual sehingga dapat disimpulkan kursi antropometri sensor (AC-7) lebih memuaskan bagi pengguna.

Kata Kunci : kursi antropometri, usabilitas, novice

  1. S1-FTK-2012-Wenes_Anindyo_Sarastiti-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2012-Wenes_Anindyo_Sarastiti-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2012-Wenes_Anindyo_Sarastiti-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2012-Wenes_Anindyo_Sarastiti-title.pdf