Laporkan Masalah

Pemetaan data hak-hak atas tanah di kota Kupang dan sekitarnya selama Pelita III (1979/1980 sampai dengan 1983/1984)

Mansyur Udrus Mberu, Drs. Sri Widodo

1987 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Hak atas tanah yaitu hak atas permukaan bumi, memberi wewenang kepada yang empunya untuk mempergunakan tanah yang bersangkutan. Penelitian mengenai pemetaan data hak-hak atas tanah ini dilakukan di Kota Kupang dan sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah menyajikan data hak-hak atas tanah selama Pelita III (1979/1980 s/d 1983/1984) ke dalam bentuk peta beserta evaluasi terhadap peta-peta yang dihasilkan. Disamping itu juga untuk mengetahui jumlah permohonan masyarakat dalam memperoleh status hak atas tanah (sertipikat hak atas tanah) serta perkembangan penyelesaian permohonan tersebut oleh instansi Agraria. Penelitian ini bersifat informatif, yaitu menyajikan data yang ada hubungannya dengan hak-hak atas tanah, sehingga data penerbitan sertipikat, luas lahan yang disertipikatkan, luas lahan yang diukur, peralihan hak dan hak atas tanah sebagai jaminan bank serta penerbitan surat keputusan hak atas tanah setiap tahunnya selama Pelita III dapat diketahui dengan cepat. Dari data penerbitan sertipikat hak atas tanah dapat dibuat peta tingkat perkembangan pengeluaran sertipikat dan peta rata-rata tahunan produksi sertipikat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode pengumpulan data sekunder yaitu dari Instansi Agraria, Statistik dan Kecamatan di wilayah penelitian. Simbol-simbol yang paling cocok untuk menggambarkan data tersebut adalah simbol lingkaran (propotional pie graph) untuk data mata pencaharian penduduk, simbol batang campuran (compound bar graph) untuk data penerbitan sertipikat hak atas tanah serta peralihan hak dan hak atas tanah sebagai jaminan bank, simbol semi lingkaran (adjacent symbol) untuk data luas lahan yang di?ertipikatkan, luas lahan yang diukur dan penerbitan surat keputusan hak atas tanah, simbol area kuantitatif untuk peta tingkat perkembangan pengeluaran sertipikat dan rata-rata tahunan produksi sertipikat. Peta-peta yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah peta penerbitan sertipikat hak atas tanah, peta luas lahan yang disertipikatkan, peta luas lahan yang diukur, peta peralihan hak dan hak atas tanah sebagai jaminan bank, peta penerbitan surat keputusan hak atas tanah, peta tingkat perkembangan pengeluaran sertipikat hak atas tanah, peta rata-rata tahunan produksi sertipikat hak atas tanah semuanya selama Pelita III dan peta mata pencaharian penduduk tahun 1984. Peta-peta yang dihasilkan menunjukan bahwa permohonan untuk mendapatkan sertipikat hak atas tanah dan peralihan hak dan hak atas tanah sebagai jaminan bank banyak terdapat di daerah perkotaan dan wilayah yang berbatasan dengan kota (daerah pemekaran kota). Adapun di daerah tersebut sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai pegawai/ABRI/pensiun dan pedagang/wiraswasta. Sedangkan untuk tingkat perkembangan pengeluaran sertipikat hak atas tanah akan terlihat bahwa yang mempunyai nilai tingkat perkembangan rata-rata negatif sebanyak 30,77% dan tingkat perkembangan positif sebanyak 69,23 %. Kesimpulannya bahwa di daerah penelitian ini masyarakatnya sudah mulai mengerti tentang manfaat dari sertipikat hak atas tanah, hal ini dapat dilihat dari tingkat perkembangan

-

Kata Kunci : Peta tanah pelita III,Pemetaan,Kupang,NTT,Nusa Tenggara Barat

  1. S1-1987-2709-Abstract.pdf  
  2. S1-1987-2709-Blibliography.pdf  
  3. S1-1987-2709-TableofContent.pdf  
  4. S1-1987-2709-Title.pdf