Tingkat Kepatuhan Perawat Dalam Melakukan Prosedur Suction di Ruang Intensif Anak RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta
Rinto Aribowo, Purwadi Sujalmo, S.Kep., Ns., MN., M.Kep.; Patricia Suti Lasmani, S.Kep.,Ns., MPH
2025 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran tingkat kepatuhan perawat dalam prosedur suction di ruang intensif anak RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Metode survei dilakukan dengan penyebaran lembar observasi suction secara langsung. Sampel penelitian sebanyak 34 responden yang ditentukan dengan metode purposive sampling meliputi pendidikan minimal D3 Keperawatan, sudah bekerja di ruang PICU selama 1 tahun, secara aktif bekerja di ruang PICU selama periode penelitian, dan dalam 1 tahun sudah terpapar dengan suction. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi prosedur suction RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta yang disebarkan secara langsung. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik deskriptif.
Temuan penelitian mengungkapkan bahwa mayoritas responden telah melaksanakan tahap pre-interaksi sesuai dengan Standar Prosedur Operasional (SPO) suction 97,1% pada kategori tinggi, 94,1% mempunyai kepatuhan kategori tinggi pada tahap orientasi, 94,8% mempunyai kepatuhan kategori tinggi pada tahap kerja, 97,6% mempunyai kepatuhan kategori tinggi pada tahap terminasi, serta 95,9% responden mempunyai kepatuhan prosedur suction keseluruhan pada kategori tinggi. Persentase ketidakpatuhan responden pada prosedur suction yang tertinggi adalah mengatur posisi pasien setelah suction 23,5%, 17,6% tidak memasukkan kateter dalam keadaan suction off, serta sebanyak 11,8% tidak melakukan hiperoksigenasi dengan menaikkan Fi02.
This study aims to describe the level of nurses’ compliance with suction procedures in the pediatric intensive care unit (PICU) of Dr. Sardjito General Hospital, Yogyakarta.
A quantitative approach with a survey method was employed. Data were collected through direct distribution of suction procedure observation sheets. The sample consisted of 34 respondents selected using purposive sampling. Inclusion criteria included a minimum educational qualification of an associate degree in nursing (D3), at least one year of work experience in the PICU, active involvement in PICU duties during the study period, and exposure to suction procedures within the past year. Data collection utilized the suction procedure observation sheet established by Dr. Sardjito Hospital, and analysis was conducted using descriptive statistical techniques.
The findings revealed that the majority of nurses demonstrated high compliance with the suction procedure across all phases: 97.1% in the pre-interaction phase, 94.1% in the orientation phase, 94.8% in the implementation phase, and 97.6% in the termination phase. Overall, 95.9% of respondents showed a high level of compliance. The most common forms of non-compliance were improper patient positioning post-suction (23.5%), failure to insert the catheter with suction turned off (17.6%), and omission of pre-suction hyperoxygenation via FiO? increase (11.8%).
Kata Kunci : kepatuhan, prosedur suction, statistik deskriptif, compliance, suction procedure, standard operating procedure (SOP), descriptive statistics