Laporkan Masalah

Persepsi Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Jasa Lingkungan Ekosistem Mangrove (Studi Kasus Desa Khairiah Mandah, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau)

Fatika Almara'Tus Sholikhah, Ir. Prasetyo Nugroho, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPM.

2025 | Tugas Akhir | D4 PENGELOLAAN HUTAN

Jasa lingkungan ekosistem mangrove banyak memberikan manfaat bagi manusia dan alam. Aspek persepsi menjadi variabel yang penting dalam pemanfaatan jasa lingkungan. Pemanfaatan jasa lingkungan yang dilakukan oleh masyarakat dapat mengarahkan sikap dukungan terhadap keberlanjutan ekosistem mangrove. Desa Khairiah Mandah merupakan salah satu desa yang memiliki keterikatan dengan ekosistem mangrove melalui pemanfaatan jasa lingkungan komoditas kayu dan hasil laut. Untuk mengetahui persepsi masyarakat dan dukungan masyarakat, 300 data responden berhasil dikumpulkan melalui teknik accidental sampling. Berdasarkan hasil analisis, masyarakat Desa Khairiah Mandah memiliki pemahaman yang baik terhadap jasa pendukung diikuti dengan jasa pengaturan. Persepsi tersebut dipetakan menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) yang menggambarkan sebagian besar jasa lingkungan pada kuadran dengan tingkat persetujuan dan kepentingan yang tinggi. Uji T dan ANOVA kemudian dilakukan untuk mengetahui pengaruh perbedaan persepsi berdasarkan kondisi sosiodemografi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa faktor jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan dan lama tinggal di desa memberikan pengaruh perbedaan persepsi pada beberapa jenis jasa lingkungan. Nilai persepsi kemudian dikorelasikan dengan dukungan masyarakat menggunakan Spearman rank. Uji korelasi tersebut membuktikan bahwa persepsi memiliki hubungan positif berkekuatan sedang dengan dukungan masyarakat. Hasil ini dapat didukung dengan adanya motivasi lain selain dari pemahaman mengenai pemanfaatan jasa lingkungan. Pemahaman serta dukungan tersebut dapat digunakan sebagai upaya pengelolaan ekosistem mangrove dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan keberlanjutan dari jasa lingkungan ekosistem mangrove.

The environmental services of the mangrove ecosystem provide many benefits to humans and nature. Perception is an important variable in the utilization of environmental services. Community utilization of environmental services can direct attitudes of support for the sustainability of the mangrove ecosystem. Khairiah Mandah Village is one of the villages that is closely linked to the mangrove ecosystem through the utilization of environmental services in wood and marine products. To determine community perceptions and community support, 300 respondents were collected using an accidental sampling technique. Based on the analysis, the Khairiah Mandah Village community has a good understanding of supporting services followed by regulatory services. These perceptions were mapped using Importance Performance Analysis (IPA), which depicts most environmental services in the quadrant with high levels of agreement and importance. T-tests and ANOVAs were then conducted to determine the influence of differences in perception based on sociodemographic conditions. The test results showed that gender, age, education level, and length of residence in the village influenced differences perceptions of several types of environmental services. Perception values were then correlated with community support using Spearman rank. The correlation test proved that perception has a moderate positive relationship with community support. These results can be supported by other motivations besides understanding the utilization of environmental services. This understanding and support can be used as an effort to manage the mangrove ecosystem by paying attention to community needs and the sustainability of the mangrove ecosystem's environmental services.

Kata Kunci : Jasa lingkungan berbasis hutan, hutan mangrove, pengelolaan hutan

  1. D4-2025-478407-abstract.pdf  
  2. D4-2025-478407-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-478407-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-478407-title.pdf