Laporkan Masalah

Memahami Praktik Multibahasa dan Arus Budaya Global melalui Perspektif Scapes Appadurai: Analisis Campur Kode dalam Komentar Instagram Kolaborasi MLBB x Naruto; Understanding Multilingual Practices and Global Cultural Flows through Appadurai's Scapes: An Analysis of Code-Mixing in MLBB x Naruto Instagram Comments

Khairunnisa, Ahmad Mu'am, S.S, M.Sc.

2025 | Tugas Akhir | D4 BAHASA INGGRIS

Penelitian ini menganalisis penggunaan campur kode dalam komentar pada unggahan Instagran resmi MLBB terkait kolaborasi dengan Naruto yang dipublikasikan pada 11 April 2025. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi jenis dan fungsi campur kode yang digunakan, serta menginterpretasikan pola dominannya melalui teori arus budaya global Appadurai, khususnya konsep mediascapes dan technoscapes. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data yang dikumpulkan dari komentar pengguna yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris, terhitung sejak tanggal unggahan hingga hari peluncuran kolaborasi, yaitu 2 Mei 2025. Jenis campur kode dikategorikan berdasarkan tipologi Muysken (2000), sementara analisis fungsi mengacu pada kerangka dari Hoffman (1991). Penelitian ini menawarkan sudut pandang baru dengan menganalisis temuan lebih lanjut menggunakan teori globalisasi dan arus budaya oleh Appadurai (1996). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis campur kode yang paling sering digunakan adalah insertion, dengan jumlah 248 dari total 346 kemunculan (71%). Sementara itu, fungsi yang paling dominan adalah talking about a particular topic yang muncul sebanyak 336 dari total 620 fungsi yang teridentifikasi (54%). Berdasarkan konsep mediascape dan technoscape dari Appadurai, temuan ini menunjukkan bahwa praktik campur kode mencerminkan dua fenomena utama dalam komunikasi daring, yaitu konsumsi budaya global dan konvergensi bahasa yang dipengaruhi oleh budaya pop dan teknologi digital.

This research analyzes the code mixing usage in the comment section of an Instagram post by the official Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) account, specifically the post announcing the MLBB & Naruto collaboration, published on April 11, 2025. The purpose of this study is to identify the types and functions of code mixing used by Instagram users and to interpret the dominant patterns using Appadurai’s theory of global cultural flows, with a focus on mediascapes and technoscapes. This descriptive qualitative research uses data collected from user comments written in both Indonesian and English, starting from the date of the post’s upload until the day of the collaboration launch, May 2, 2025. The types of code mixing are categorized based on Muysken’s (2000) typology, while the functions are analyzed using Hoffman’s (1991) framework. This study offers a new perspective, as the findings are further interpreted through Appadurai’s (1996) theory of globalization and cultural flows, highlighting how code-mixing practices reflect the influence of mediascapes and technoscapes in digital communication. The study shows that insertion is the most frequent type of code mixing, appearing 248 times out of 346 total instances (71%), while talking about a particular topic is the most dominant function, with 336 occurrences out of 620 total functions (54%). Under Appadurai’s concepts of mediascape and technoscape, these findings reveal how code mixing reflects two key phenomena in online communication: global cultural consumption and linguistic convergence, shaped by the influence of global pop culture and digital technology.

Kata Kunci : Code Mixing, Instagram Comments, Mobile Legends.

  1. D4-2025-478245-abstract.pdf  
  2. D4-2025-478245-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-478245-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-478245-title.pdf