Deteksi Cemaran Bahan Pemutih Pada Beras IR64 Menggunakan Spektroskopi Near Infrared
Uswatun Karima, Hanim Zuhrotul Amanah, S.T.P., M.P., Ph.D., IPM. ; Dr. Ir. Rudiati Evi Masithoh, S.T.P., M.Dev.Tech., IPU., ASEAN Eng.
2025 | Skripsi | TEKNIK PERTANIAN
Beras merupakan komoditas pangan utama di
Indonesia dengan tingkat konsumsi yang sangat tinggi. Namun, tingginya
permintaan beras berpotensi menimbulkan kecurangan, salah satunya dengan
penggunaan pemutih berbahaya untuk meningkatkan tampilan beras. Penelitian ini
bertujuan mengembangkan metode deteksi cemaran pemutih pada beras secara
non-destruktif menggunakan spektroskopi near infrared (NIR) dan
analisis multivariat. Sampel beras direndam dalam larutan pemutih dengan
konsentrasi 0,25% hingga 3,5%, kemudian dianalisis dalam bentuk bijian dan
tepung. Data spektra dikumpulkan pada rentang panjang gelombang 680–2600 nm dan
diuji kandungan pemutihnya menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF). Analisis
multivariat dilakukan dengan metode Principal Component Analysis (PCA), Partial
Least Squares Regression (PLSR), dan Partial Least Squares-Discriminant
Analysis (PLS-DA). PCA
berhasil memisahkan sampel berdasarkan konsentrasi pemutih, dengan PC1
menjelaskan variansi sebesar 98.9 %. Model klasifikasi PLS-DA menunjukkan
akurasi tinggi (>90%) terutama pada beras baru menggunakan praproses Savitzky-Golay
1st derivative. Sementara itu, PLSR menunjukkan nilai koefisien determinasi
(R²) yang tinggi dan nilai RMSEC yang rendah, mengindikasikan performa prediksi
yang baik. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi NIR dengan analisis
multivariat efektif untuk mendeteksi dan mengklasifikasi keberadaan pemutih
pada beras secara cepat dan akurat.
Rice is a
staple food commodity in Indonesia, with a high consumption rate that can
potentially lead to fraudulent practices, including the use of harmful
bleaching agents to enhance the appearance of rice. This study aims to develop
a non-destructive detection method for identifying bleaching contaminants in
rice using Near-Infrared (NIR) Spectroscopy and multivariate analysis.
Rice samples were soaked in bleaching solutions with concentrations ranging
from 0.25% to 3.5%, then analyzed in both grain and flour forms. Spectral data
were collected in the wavelength range of 680–2600 nm, and the presence of
bleaching agents was validated using X-Ray Fluorescence (XRF). Multivariate
analyses were performed using Principal Component Analysis (PCA), Partial Least
Squares Regression (PLSR), and Partial Least Squares-Discriminant Analysis
(PLS-DA). PCA successfully distinguished samples based on bleaching
concentration, with PC1 explaining 99.3% of the total variance. The PLS-DA
classification model demonstrated high accuracy (>90%), particularly for new
rice samples processed with the Savitzky-Golay 1st derivative
pre-treatment. Additionally, PLSR yielded high coefficients of determination
(R²) and low RMSEC values, indicating strong predictive performance. These
results confirm that the integration of NIR spectroscopy with multivariate
analysis provides an effective, rapid, and accurate approach for detecting and
classifying bleaching agents in rice, contributing to improved food safety
monitoring.
Kata Kunci : Beras, Tepung Beras, Spektroskopi, NIR, PCA,PLS