Laporkan Masalah

Penilaian Bahaya Seismik Menggunakan Metode Probabilistik dengan Memperhitungkan Efek Local Site dalam Penerapan Evaluasi Risiko Seismik di Kota Ambon

Siti Raudha Kaisuku, Dr.rer.nat. Ade Anggraini, S.Si., M.Si

2025 | Tesis | S2 Ilmu Fisika

Gempa Ambon 2019 menjadi pengingat pentingnya perencanaan tata bangunan berbasis kebencanaan. Penelitian ini menyajikan peta risiko seismik di Kota Ambon dengan mempertimbangkan kondisi situs lokal. Secara umum, bangunan terletak di atas permukaan tanah. Dengan mempertimbangkan situs lokal melalui nilai Vs10, pengaruh signifikan dari geologi permukaan terhadap guncangan tanah dapat dihitung. Analisis bahaya seismik dilakukan dengan menambahkan katalog gempa hingga tahun 2024, yang kemudian direlokasi menggunakan metode Double Difference (DD). Nilai Vs10 diperoleh melalui pengukuran dengan metode Multichannel Analysis of Surface Wave (MASW). Selanjutnya, analisis bahaya seismik dilakukan dengan metode Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) untuk probabilitas 10?n 2?lam 50 tahun. Dengan menerapkan Ground Motion Prediction Equation (GMPE) yang dikembangkan oleh para ahli, diharapkan dapat menghasilkan peta risiko yang mendukung perencanaan pembangunan di wilayah studi.

Nilai Vs10 di sebagian Kota Ambon berkisar antara 161–563 m/s yang mencerminkan variasi tanah lunak hingga tanah keras. Amplifikasi signifikan ditemukan pada periode panjang, terutama pada Spectral Acceleration (SA) pada T=1 s. Peningkatannya mencapai 3 kali lipat pada probabilitas 10?n 2?lam 50 tahun, khususnya di area tanah lunak. Sebaliknya, pada periode pendek seperti Peak Ground Acceleration (PGA) dan SA T= 0,2 s, pengaruh amplifikasi tidak begitu signifikan. Hal ini kemungkinan disebabkan perilaku non linier tanah atau keterbatasan GMPE dalam merepresentasikan pengaruh lokal. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan GMPE yang sesuai dengan kondisi geologi lokal, terutama untuk daerah kompleks seperti Kota Ambon.

The 2019 Ambon earthquake serves as a reminder of the importance of disaster-based urban planning. This study presents a seismic risk map of Ambon City by incorporating local site effects. As buildings are generally situated on the ground surface, considering site effects through Vs?? values allows for assessing the significant influence of near-surface geology on ground shaking. Seismic hazard analysis was conducted using an updated earthquake catalog through 2024, with relocated events using the Double Difference (DD) method. Vs?? values were obtained through measurements using the Multichannel Analysis of Surface Waves (MASW) method. The probabilistic seismic hazard analysis (PSHA) was performed for exceedance probabilities of 10% and 2% in 50 years, applying Ground Motion Prediction Equations (GMPEs) developed by experts, aiming to produce risk maps that support planning in the study area.

The Vs10 values in parts of Ambon City range from 161 to 563 m/s, reflecting a variation from soft to hard soil conditions. Significant amplification was identified at long periods, particularly in Spectral Acceleration (SA) at T = 1 s, with amplification reaching 3 times at 10% and 2% probability of exceedance in 50 years, mainly on soft soils. In contrast, the amplification effect was insignificant at short periods (PGA and SA at T = 0.2 s). This may be due to nonlinear soil behavior or limitations in the GMPEs in representing local effects adequately. These findings highlight the importance of selecting GMPEs compatible with local geological conditions, particularly in complex regions such as Ambon City.

Kata Kunci : PSHA, VS10, GMPE, PGA, Spectral Acceleration, Ambon City

  1. S2-2025-527011-abstract.pdf  
  2. S2-2025-527011-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-527011-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-527011-title.pdf