Isolasi dan Karakterisasi bakteriofag sebagai Terapi Bakteri Pseudomonas aeruginosa Penyebab infeksi Saluran Kemih
Anggun Diyan Nurhasanah, Dr.rer.nat. Abdul Rahman Siregar, S. Si., M. Biotech; Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M. Agr.Sc.
2025 | Tesis | S2 Biologi
Indonesia menghadapi prevalensi infeksi saluran kemih (ISK) yang tinggi dengan 180.000 kasus baru per tahun. ISK adalah infeksi saluran yang ditandai dengan jumlah bakteri melebihi 100.000 CFU/mL dalam sampel urin. Saat ini bakteri penyebab ISK banyak yang bersifat resisten terhadap berbagai antibiotik/multidrug resistant (MDR) termasuk Pseudomonas aeruginosa. Bakteri MDR tidak dapat ditangani menggunakan antibiotik biasa. Oleh karena itu diperlukan pendekatan alternatif yang dapat mengendalikan P. aeruginosa seperti bakteriofag. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh isolat bakteriofag dari Selokan Mataram, Yogyakarta yang berpotensi sebagai alternatif terapi infeksi P. aeruginosa penyebab ISK. Isolasi bakteriofag dilakukan menggunakan teknik pengayaan dan plaque assay dengan P. aeruginosa strain PAO1 sebagai cell host target. Karakter morfologis dilakukan dengan menggunakan TEM (Transmission Electron Microscopy), ekstraksi DNA menggunakan phenol-chloroform, dan molekuler menggunakan WGS (Whole Genome Sequencing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fag PAO1 dapat diisolasi dari sampel air Selokan Mataram, Yogyakarta dan berhasil menghambat pertumbuhan PAO1. Karakter morfologis dan molekuler menunjukkan bahwa fag termasuk jumbo phage dengan struktur menyerupai Myovirus dan memiliki genome dengan panjang 278.225 bp.
ndonesia faces a high prevalence of urinary tract infections (UTIs) with 180,000 new cases per year. UTI is a tract infection characterized by bacterial counts exceeding 100.000 CFU/mL in urine samples. Currently, many bacteria that cause UTIs are resistant to various antibiotics / multidrug resistant (MDR) including Pseudomonas aeruginosa. MDR bacteria cannot be treated using regular antibiotics. Therefore, an alternative approach is needed that can control P. aeruginosa such as bacteriophages. This study aims to obtain bacteriophage isolates from Selokan Mataram, Yogyakarta that have the potential as an alternative therapy for P. aeruginosa infection that causes UTI. Isolation of bacteriophages was carried out using enrichment and plaque assay techniques with P. aeruginosa strain PAO1 as the cell host target. Morphological characters were performed using TEM (Transmission Electron Microscopy), DNA extraction using phenol-chloroform, and molecular using WGS (Whole Genome Sequencing). The results showed that PAO1 phage could be isolated from the water sample of Selokan Mataram, Yogyakarta and successfully inhibited the growth of PAO1. Morphological and molecular characters show that the phage is a jumbo phage with a structure resembling Myovirus and has a genome with a length of 278,225 bp.
Kata Kunci : Urinary Tract Infection, Pseudomonas aeruginosa, bacteriophage