Laporkan Masalah

Identifikasi Jenis Kelamin Burung Hantu Celepuk Jawa (Otus angelinae) menggunakan Metode Polymerase Chain Reaction

Isyiyah Ardiani Pramudita, drh. Morsid Andityas, M.Sc.

2025 | Tugas Akhir | D4 Teknologi Veteriner

Burung hantu celepuk jawa (Otus angelinae) adalah salah satu jenis burung famili Strigidae bertubuh kecil yang tinggal di daerah pegunungan dengan ketinggian antara 1000-2000 mdpl. Burung hantu ini kini mulai dibudidaya di Indonesia sebagai predator alami tikus. Salah satu tantangan dalam pemeliharaan dan konservasi burung hantu ini adalah kesulitannya dalam menentukan jenis kelamin secara visual, dikarenakan tidak ada dimorfisme yang jelas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kelamin (sexing) burung hantu celepuk jawa menggunakan teknik Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan primer CHD1LF/CHD1LR. Penelitian ini menggunakan sampel darah dari sepasang burung jantan dan betina yang diambil dari vena brachialis sebanyak 5 ?l. Sampel darah diekstraksi, lalu diamplifikasi dengan primer CHD1LF/CHD1LR. Hasil visualisasi menunjukkan band DNA dengan perkiraan 474 bp pada jantan (ZZ) dan dua DNA band dengan ukuran diperkirakan 474 bp dan 319 bp pada betina (ZW). Manfaat dari penelitian untuk mengidentifikasi jenis kelamin burung hantu celepuk jawa untuk mendukung menejemen populasinya. Jenis kelamin burung hantu celepuk jawa dapat diidentifikasi menggunakan teknik PCR dengan primer CHD1LF/CHD1LR secara akurat.  

The Javan Scops Owl (Otus angelinae) is one species of small bodied Strigidae family bird that lives in mountainous areas with altitudes between 1000-2000 meters above sea level. This owl is now being cultivated in Indonesia as a natural predator of rats. One challenge in maintaining and conserving this owl is the difficulty in visually determining its sex, because there is no clear dimorphism. Therefore, this research aims to identify the sex (sexing) of Javan Scops Owls using Polymerase Chain Reaction (PCR) technique with CHD1LF/CHD1LR primers. This research used blood samples from a pair of male and female birds collected from the brachial vein as much as 5 ?l. The blood samples were extracted, then amplified with CHD1LF/CHD1LR primers. Visualization results showed DNA bands with estimated size of 474 bp in males (ZZ) and two DNA bands with estimated sizes of 474 bp and 319 bp in females (ZW). The benefit of this research is to identify the sex of Javan Scops Owls to support population management. The sex of Javan Scops Owls can be accurately identified using PCR technique with CHD1LF/CHD1LR primers.

Kata Kunci : Burung hantu, CHD1LF/CHD1LR, PCR, penentuan jenis kelamin

  1. D4-2025-474632-abstract.pdf  
  2. D4-2025-474632-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-474632-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-474632-title.pdf