Analisis struktur dan kinerja industri perbankan pemerintah dalam penyaluran kredit untuk UKM :: Indonesia 2001-2002
PRIHATIN, Karno, Dr. Mudrajad Kuncoro, MSoc.Sc
2004 | Tesis | Magister ManajemenPembangunan ekonomi nasional suatu negara sangat tergantung dari tersedianya dana. Industri perbankan sebagai lembaga keuangan mempunyai usaha pokoknya adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dana tersebut ke masyarakat dalam bentuk kredit serta memberi jasa-jasa dalam lalu lintas pembayaran dan peredaran uang. Usaha kecil menengah memiliki peranan yang cukup besar dalam pembangunan dengan kontribusi yang cukup besar terhadap jumlah unit usaha dan daya serap tenaga kerja, namun lemah dalam menyumbang nilai output. Penelitian ini fokus pada peranan industri perbankan pemerintah dalam menyalurkan kredit kepada usaha kecil menengah. Paradigma yang diteliti adalah struktur-kinerja. Struktur industri perbankan diukur dengan proksi pangsa pasar dan konsentrasi empat perusahaan CR4 dalam penyaluran kredit untuk usaha kecil menengah. Kinerja industri diukur dengan proksi ROA, rasio KUK , LDR dan NPL, yang masing-masing menunjukkan rentabilitas perbankan, rasio pencapaian KUK dibanding total kredit yang diberikan, ketersediaan dana dan bagaimana kualitas aset bank. Metoda yang digunakan untuk meneliti hubungan struktur-kinerja adalah regresi linier berganda menggunakan data pooling. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa selama tahun 2001-2002 terjadi peningkatan kinerja perbankan dan terbukti adanya hubungan kinerja = f(struktur industri) dalam industri perbankan di Indonesia dalam penyaluran kredit untuk usaha kecil menengah.
The development of National Economic of a country is almost depend on the evaluable of industrial banking fund, as a financial institution that the main effort is to collect community fund in the form of credits and give services in flow of cash & credit and financial circulation. In one establishment, small and medium enterprises has large role, and large enough amount of enterprise unit with man power employing effort but weak in out put. This research is focused on government industrial banking role in credit distributing to small and medium enterprises. Paradigma that examined is the structure – performance. Structure of banking industrial is measured with proxy market sharer and concentration ratio of 4 enterprises in distributing credit for small and midle enterprise. The performance of the industry is measured with ROA, SME Credit ratio, LDR and NPL that each show the banking rentability, SME Credit chievement ratio compared with total credit that has been given, fund availability, and the asset quality. The method that used to examine relationship of structure – performance has multi linear regression, using pooling data. Result of this research show that during year 2001 – 2002 , banking performance has been raised and proved that there is relation between performance = f (industrial structure) in Indonesian banking industrial in distributing credit to small and medium enterprises
Kata Kunci : industri perbankan, usaha kecil menengah, struktur, kinerja, CR4, banking industrial, small and medium enterprises, structure-performance, CR4