Produksi Susu Kambing Sapera (Capra aegagrus hircus) Pada Kondisi Umur Berbeda di Slamet Susy (SS) Farm, Maguwoharjo
Linda Putri Anindrya, drh. Nur Ika Prihanani, M.Sc.
2025 | Tugas Akhir | D4 Teknologi Veteriner
Kambing Sapera (Saanen Peranakan Etawa) merupakan salah
satu kambing perah dengan produksi susu tinggi, yaitu mencapai 1,5 hingga 3
liter/ekor/hari selama masa laktasi. Umur ternak merupakan salah satu faktor
yang memengaruhi produksi susu. Slamet Susy (SS) Farm merupakan
peternakan kambing Sapera yang memproduksi susu segar dari induk kambing yang
berbeda umur. Tujuan penyusunan Tugas Akhir adalah untuk mengetahui produksi
susu kambing Sapera pada kondisi umur berbeda di SS Farm. Variabel lain
yang diamati meliputi berat badan (BB), body condition score (BCS), dan
ketercukupan pakan. Sampel ditentukan secara purposive sampling
berdasarkan dua kategori umur kambing, yaitu 16 ekor kambing Sapera berumur dua
dan empat tahun dengan jumlah masing-masing sebanyak tujuh ekor dan sembilan
ekor. Data produksi susu kambing Sapera pada umur berbeda dianalisis
menggunakan Independent Sample T-Test, hubungan antara BB dan BCS
terhadap produksi susu diuji korelasi Pearson dengan software
SPSS 24, sedangkan data ketercukupan pakan dianalisis deskriptif kuantitatif.
Hasil uji T-test menunjukkan bahwa produksi susu kambing Sapera pada
umur berbeda tidak berbeda (P>0,05). Berdasarkan hasil uji korelasi, tidak
terdapat hubungan antara BB terhadap produksi susu kambing Sapera pada umur
berbeda(R=-0,207; 0,211), akan tetapi BCS kambing Sapera berumur dua tahun di
bulan ke-2 pengamatan berkorelasi kuat (R=-0,729) terhadap produksi susu.
Kambing Sapera di SS Farm diketahui mengalami defisiensi kebutuhan metabolism
energy (ME) dan protein kasar (PK), akan tetapi memiliki kelebihan nutrien
berupa kandungan pakan Ca dan P.
The Sapera goat (Saanen Peranakan Etawa) is one of the
dairy goats with high milk production, reaching 1.5 to 3 liters/head/day during
lactation. Age is one of the factors that influence milk production. Slamet
Susy (SS) Farm is a Sapera goat farm that produces fresh milk from goats of
different ages. The objective of this thesis is to determine milk production in
Sapera goats under different age conditions at SS Farm. Other variables
observed include body weight (BW), body condition score (BCS), and feed
adequacy. The sample was determined using purposive sampling based on two age
categories of goats, namely 16 Sapera goats aged two and four years, with seven
and nine goats respectively. Data on Sapera goat milk production at different
ages were analyzed using an Independent Sample T-Test, the relationship between
BW and BCS on milk production was tested using Pearson's correlation with SPSS
24 software, while feed adequacy data were analyzed using quantitative
descriptive analysis. The T-test results showed that Sapera goat milk production
at different ages was not significantly different (P>0.05). Based on the correlation
test results, there was no relationship between BW and milk production of
Sapera goats at different ages (R = -0.207; 0.211), but the BCS of two-year-old
Sapera goats in the second month of observation was strongly correlated (R =
-0.729) with milk production. Sapera goats at SS Farm were found to have
deficiencies in metabolic energy (ME) and crude protein (CP) requirements, but
they had an excess of nutrients in the form of feed calcium (Ca) and phosphorus
(P).
Kata Kunci : kambing Sapera, produksi susu, umur