Laporkan Masalah

Studi Anatomi Kelenjar Aksesoris Sistem Reproduksi Jantan Garangan Jawa (Urva javanica)

Hilda Restu Nadia Solin, Prof. drh. Teguh Budipitojo, MP., Ph.D.

2025 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN

Garangan jawa (Urva javanica) adalah satwa liar endemik Indonesia termasuk ordo karnivora yang berguna menjaga keseimbangan ekosistem. Keunikan satwa ini adalah terjadinya mutasi reseptor asetilkolin untuk bertahan terhadap racun ular. Garangan jawa dinilai sebagai hama yang sangat merugikan peternakan masyarakat hingga berakibat terjadinya perburuan liar serta perdagangan satwa. Menurut penilaian dari International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN), status konservasi garangan jawa itu adalah "least concern". Sementara itu, Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) tergolong ke dalam Appendix III. Penelitian ini bertujuan mengumpulkan data morfometri dan struktur histologis kelenjar aksesoris garangan jawa untuk mengetahui morfologi makroanatomi dan mikroanatomi, serta tipe sekresi kelenjar yang dihasilkan. Data ini diharapkan agar bisa menjadi dasar penelitian lebih lanjut mengenai kelenjar aksesoris dan model komparatif sistem reproduksi jantan. Garangan jawa jantan dipakai pada penelitian ini sebanyak empat ekor. Prosedur euthanasia yang dipakai ialah kombinasi ketamin dan xylazin untuk nekropsi serta larutan Neutral Buffered Formalin dipakai untuk fiksasi organ kelenjar aksesoris. Teknik pewarnaan jaringan memakai Hematoksilin-Eosin (HE) untuk mengamati histologis kelenjar aksesoris. Hasil data tersebut dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa kelenjar aksesoris yang berkembang secara makroanatomi pada garangan jawa ialah kelenjar prostat tunggal yang berlobus lobus dan kelenjar bulbourethralis sepasang. Identifikasi struktur histologis sesudah pewarnaan HE, teramati kelenjar prostat yang berkembang hanya pars corpus (bagian kompak) tanpa adanya pars disseminate. Kelenjar prostat garangan jawa termasuk jenis kelenjar serosa karena adenomer memiliki epitelium piramid atau kolumner dengan nukleus bulat di basal dan di sepertiga sel acini. Histologis kelenjar bulbourethralis dibungkus oleh kapsula yang tebal terdiri dari otot skelet dan terdapat dua lobus yang diisi oleh kumpulan adenomer. Kelenjar bulbourethralis garangan jawa termasuk jenis kelenjar seromukus karena memiliki adenomer terdiri dari epitelium kolumner dengan nukleus pipih dan bulat di perifer sel acini.


The javan mongoose (Urva javanica) is a carnivorous wild animal endemic to Indonesia, playing a vital role in maintaining ecosystem balance. One of its unique characteristics is a mutation in the acetylcholine receptor, which allows it to resist snake venom. Despite its ecological importance, the javan mongoose is often considered a pest due to its tendency to prey on livestock, leading to illegal hunting and wildlife trade. Based on the assessment by the International Union for Conservation of Nature (IUCN), its conservation status is categorized as “Least Concern.” Meanwhile, the Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) includes it in Appendix III. This study aimed to collect morphometric and histological data on the accessory glands of the Javan mongoose to understand its macroanatomical and microanatomical morphology, as well as the types of glandular secretions produced. Four adult male javan mongooses were used as samples. Euthanasia was carried out using a ketamine and xylazine combination for necropsy purposes, followed by organ fixation using Neutral Buffered Formalin. Histological analysis was performed using Hematoxylin Eosin (HE) staining. The data were analyzed descriptively. The results showed that the developed accessory glands consisted of a single, lobed prostate and a pair of bulbourethral glands. Histological examination revealed that the prostate only had a well-developed pars corporis without any pars disseminata. The prostate was classified as a serous gland based on its pyramidal or columnar epithelial cells with round nuclei located at the basal or lower third of the acini. The bulbourethral glands were surrounded by a thick skeletal muscle capsule and consisted of two lobes filled with clusters of adenomeres. These were lined by columnar epithelium with flat and round nuclei positioned peripherally, indicating seromucous gland characteristics.


Kata Kunci : Bulbourethralis, Javan mongoose, Hematoxylin-Eosin, Histology, Prostate

  1. S1-2025-475293-abstract.pdf  
  2. S1-2025-475293-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-475293-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-475293-title.pdf