Laporkan Masalah

ANALISIS PENYEBAB ENGINE BLOW-BY PADA MESIN QSL8.9-C325-30 MOTOR GRADER 3005TPRO XCMG MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN RCFA

Fia Umami, Dr. Sugiyanto, S.T., M.Eng ; Harjono, S.T., M.T ; Budi Basuki, S.T., M.Eng

2025 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PERAWATAN ALAT BERAT

Peranan alat berat dalam menunjang kelancaran dan efisiensi pekerjaan di bidang kontruksi. Salah satunya adalah motor grader  yaitu traktor beroda yang digunakan dalalm berbagai tahapan pekerjaan seperti membentu permukaan jalan (grading), meratakan material tanah, memecah material keras, hingga melakukan proses penyelesain akhir (finishing). Efisiensi kinerja alat berat sangat bergantung pada kondisi  mesin yang menjadi sumber penggerak utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan efesiensi kinerja mesin QSL8.9-C25-30 yang digunakan pada motor grader, khususnya dalam mengatasi permasalahan kerusakan high blow by, permasalah ini terus berulah 2023 hingga 2024 dan belum terselesaikan secara optimal meskipun telah dilakukan beberapa tindakan perbaikan. penelitian  ini menggunakan dua metode analisis, yaitu root cause failure analysis (RCFA) dan failure mode and effect analysis (FMEA), guna mengidentifikasi akar penyebab kerusakan dan mengevaluasi resiko serta dampaknya terhadap keseluruhan sistem kerja mesin. hasil penelitian ini berhasil menemukan akar penyebab utama dari kegagalan mesin berupa jadwal perawatan preventive tidak tepat waktu, sistem penyaring udara tidak optimal, kemudian merekomendasikan tindakan envirovement melalui penggantian tipe filter pre-cleaner oil bath sebagai solusi teknis untuk  meningkatkan keandalan dan efisiensi mesin dalam jangka panjang.

The role of heavy equipment in supporting the smooth execution and efficiency of construction work is essential. One such machine is the motor grader, a wheeled tractor used in various stages of road construction activities such as surface shaping (grading), leveling soil materials, breaking hard materials, and performing final finishing processes. The operational efficiency of heavy equipment largely depends on the condition of its engine, which serves as the main driving force. This study aims to analyze strategies for improving the performance efficiency of the QSL8.9-C25-30 engine used in motor graders, particularly in addressing the recurring issue of high blow-by. This problem has persisted from 2023 to 2024 and remains unresolved despite several repair attempts. The research employs two analytical methods, namely Root Cause Failure Analysis (RCFA) and Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), to identify the root causes of the failure and assess the risks and impacts on the overall engine system. The findings of this study successfully reveal the main causes of engine failure, which include untimely preventive maintenance schedules and suboptimal air filtration systems. As a technical improvement, the study recommends replacing the existing air filter with a pre-cleaner oil bath type to enhance engine reliability and long-term operational efficiency.

Kata Kunci : Motor Grader, High Blow By, RCFA, FMEA, Perawatan Preventif

  1. D4-2025-474342-abstract.pdf  
  2. D4-2025-474342-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-474342-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-474342-title.pdf