Laporkan Masalah

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persepsi Petani dan Penyuluh Pertanian Lapangan Mengenai Efektivitas Program Kartu Tani di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten

Hanif Rosyadah, Laksmi Yustika Devi, S.P., M.Si., Ph.D.

2025 | Tugas Akhir | D4 PEMBANGUNAN EKONOMI KEWILAYAHAN

Program Kartu Tani merupakan kebijakan strategis sebagai langkah untuk mengupayakan kestabilan ketersediaan pangan Indonesia. Dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional tahun 2025-2025, reformasi subsidi pupuk tercantum di dalam Astacita nomor 2 sebagai langkah strategis dalam mencapai swasembada pangan Indonesia. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dan penyuluh pertanian lapangan mengenai efektivitas Program Kartu Tani di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten. Metode yang digunakan adalah mixed method dengan menggabungkan analisis regresi logistik biner, statistik deskriptif, dan analisis deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui kuesioner terhadap 104 petani dan wawancara dengan lima penyuluh pertanian. Hasil dari analisis regresi logistik biner menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi persepsi petani mengenai efektivitas Program Kartu Tani adalah tidaknya perubahan pendapatan setelah mengikuti program, luas lahan, jenis kelamin, dan apakah petani merasa terbantu dengan adanya fasilitasi dari penyuluh pertanian lapangan (PPL). Sementara itu, berdasarkan persepsi PPL, kendala administratif dan tata cara pelaksanaan program menyebabkan program belum dapat terlaksana secara efektif. Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan reformasi teknis pelaksanaan Program Kartu Tani dan meningkatkan kesiapan penerima manfaat dan fasilitator program agar dapat meningkatkan efektivitas Program Kartu Tani agar peningkatan efektivitas penyelenggaraan Program Kartu Tani dapat terwujud.

Farmer Card Program is a strategic policy initiative aimed at stabilizing food availability in Indonesia. Within the National Long-Term Development Plan (RPJPN) 2025–2045, fertilizer subsidy reform is explicitly included under Astacita Point 2 as a strategic measure toward achieving national food self-sufficiency. Based on this context, this study aims to examine the factors influencing the perceptions of farmers and agricultural extension officers regarding the effectiveness of the Farmer Card Program in Wonosari District, Klaten Regency. This study employs a mixed-methods approach, combining binary logistic regression analysis, descriptive statistics, and qualitative descriptive analysis. Data were collected through questionnaires administered to 104 farmers and in-depth interviews with five agricultural extension officers (PPL). The results of the binary logistic regression analysis indicate that changes significantly influence farmers’ perceptions of the program’s effectiveness in income after participating in the program, land area cultivated, gender, and whether farmers felt supported by agricultural extension officers. Meanwhile, based on the perspectives of the extension officers, administrative challenges and implementation procedures have hindered the program's effectiveness. Therefore, the government should initiate technical reforms in program implementation and enhance the readiness of both program beneficiaries and facilitators to improve the overall effectiveness of the Farmer Card Program.

Kata Kunci : Kata Kunci: Program kartu tani, Efektivitas, Regresi logistik biner, Statistik deskriptif, Deskriptif kualitatif

  1. D4-2025-477381-abstract.pdf  
  2. D4-2025-477381-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-477381-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-477381-title.pdf