Formal Linguistic Features of Pokémon Names from Generation 1 through 9
Budi Rahmat Setiawan, Drs. Tatang Hariri M.A., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Linguistik
Penelitian ini adalah sebuah studi tentang nama - nama
karakter Pokémon. Dilihat dari bentuknya, nama Pokémon bisa dianalisis secara
fonologis, morfologis, sintaktis, dan permainan kata. Penelitian ini
menganalisis bagaimana nama - nama Pokémon dibentuk dari teori - teori
linguistik yang sudah ada. Selain itu, sangat menarik untuk mengetahui lebih
lanjut penggambaran ringkas secara statistik sederhana dari jumlah tiap aspek
linguistik dalam menamai Pokémon. Metode yang digunakan adalah metode
deskriptif-kualitatif. Data penelitian diambil dari website Pokémondb.net. Data yang dianalisis adalah 1025
nama Pokémon dari Generasi 1 hingga 9. Data di analisis berdasarkan kategori
pembentukannya (fonologis, morfologis, sintaksis, permainan kata) serta
dihitung jumlah kemunculannya. Analisis secara fonologis dilakukan menggunakan
teori charactonym oleh Barteilo
(2013) dan extra-grammatical morphology
oleh Mattiello (2013) untuk analisis secara morfologis. Selain itu, (Sintaksis
dan Permainan Kata) menggunakan teori yang umum sesuai bidangnya. Hasil
menunjukkan bahwa pembentukan nama Pokémon secara fonologis dapat dibentuk
dengan menambah atau mengurangi fonem/ grafem ataupun substitusi. Secara
morfologis nama dibentuk secara blending, clipping, penyingkatan,
perubahan minor, maupun tanpa perubahan dari kata asalnya. Secara sintaksis,
nama dibuat dari beberapa jenis frasa dan elipsis. Sedangkan permainan kata
yang digunakan adalah dengan merubah rangkaian grafem maupun suku kata. Semua
kategori ini bisa diklasifikasikan menjadi 3, yaitu Intensifikasi, Kontraksi,
dan Alterasi.
This is an analysis of Pokémon names. Seen from its form,
Pokémon names can be analyzed phonologically, morphologically, syntactically,
and with theories of wordplay. The study aims to find how Pokémon names are
formed by using the existing linguistic theories. Furthermore, it is
interesting to continue the analysis by looking at the brief visualization
statistically regarding the linguistic aspects used in forming Pokémon names.
It is descriptive-qualitative research. The data are obtained from a webpage Pokémondb.net. Data analyzed are the 1025 Pokémon
names from Generation 1 to 9. Data are analyzed in terms of their formation
(phonology, morphology, syntax, or wordplay) and calculated in terms of their
occurrences. The phonological analysis is conducted by applying charactonym
theory by Barteilo (2013) and extra-grammatical morphology by Mattiello (2013)
for morphological analysis. In addition, syntax and wordplays in Pokémon names
are analyzed using general theories of the corresponding fields. The result
shows that phonologically, Pokémon names are formed by inserting, deleting, or
substituting the phonemes/ graphemes. Morphologically, names are formed by
applying blending, clipping, abbreviations, minor changes, or no change towards
the original lexemes. Syntactically, names are created of some kinds of phrases
or ellipses. Additionally, wordplays used in naming are by repositioning the
graphemes or syllables. All these categories can be classified into three
Naming Strategies. They are Intensification, Contraction, and Alteration.
Kata Kunci : charactonym, Pokémon, formal linguistics, onomastics, descriptive statistics