Laporkan Masalah

Potensi penerimaan pajak parkir di Kabupaten Tangerang

SUMARTONO, Dr. Slamet Sugiri, MBA.,Akt

2004 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai potensi penerimaan pajak parkir di Kabupaten Tangerang tahun 2002 triwulan I sampai dengan tahun 2004 triwulan II. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis pajak parkir mengenai pertumbuhan penerimaan pajak parkir, potensi riil di lapangan, tingkat efektivitas penerimaan pajak parkir, tingkat efisiensi penarikan pajak parkir, kemudian melakukan proyeksi terhadap pajak parkir untuk tahun 2005 -2007. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder di Kabupaten Tangerang dengan periode penelitian tahun 2002 triwulan I sampai dengan tahun 2004 triwulan II . Untuk alat analisis yang digunakan adalah analisis pertumbuhan, analisis potensi, analisis efektivitas, analisis efisiensi, dan analisis proyeksi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya tingkat pertumbuhan yang mengalami fluktuasi penerimaan pajak parkir selama tahun 2002 triwulan I sampai dengan tahun 2004 triwulan II dengan rata-rata pertumbuhan 16,6. Potensi pajak parkir di Kabupaten Tangerang menurut hasil perhitungan untuk tahun 2002 tiap-tiap triwulan I sampai dengan triwulan IV sebesar Rp773.778.620,00, untuk tahun 2003 triwulan I sebesar Rp797.855.928,00, untuk tahun 2003 triwulan II sebesar Rp794.766.840,00, untuk tahun 2003 triwulan III sebesar Rp779.810.760,00 dan tahun 2003 triwulan IV sebesar Rp765.477.160,00. Untuk tahun 2004 tiap-tiap triwulan I dan triwulan II sebesar Rp797.036.360,00. Kemudian terdapat perbedaan yang cukup besar antara hasil perhitungan potensi penerimaan pajak parker, target yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dan realisasi penerimaan pajak parker. Lebih lanjut, penerimaan pajak parkir selama tahun 2002 triwulan I sampai dengan tahun 2004 triwulan I tidak efektif dan mencapai tingkat kurang efektif di tahun 2004 triwulan II. Penarikan pajak parkir secara umum berada pada kategori sangat efisien yaitu ditandai dengan nilai persentasenya jauh lebih kecil dari batas minimal sebesar 60%. Proyeksi pajak parkir untuk tahun 2005 diproyeksikan mengalami peningkatan pendapatan dibandingkan pada tahun anggaran sebelumnya yakni sebesar Rp1.758.366.402,64. Begitupun untuk tahun 2006 dan 2007 sebesar Rp2.309.561.893,46 dan Rp3.033.540.752,19.

This research is try to answer the problem about the parking tax potency in Kabupaten Tangerang during periods triwulan I 2002-triwulan II 2004. The aims are to measure the rate of growth, the riil potency, the effectiveness and efficiency, and also to make projection for years along periods 2005-2007. The data which is used are primary data and secondary data during periods 2002 – 2004. The analysis tools are growth analysis, the potency analysis, effectiveness and efficiency analysis, and projection analysis. The results show that there is a fluctuation rate of growth of parking tax receive, wich avarage rate is 16,6%. The tax potency for each triwulan I, II, III and IV 2002 is Rp773.778.620,00; for triwulan I 2003 is Rp797.855.928,00, for triwulan II 2003 is Rp794.766.840,00, for triwulan III 2003 is Rp779.810.760,00 and triwulan IV 2003 is Rp765.477.160,00; and for each triwulan I and II 2004 is Rp797.036.360,00. The other result show that is a big gap between the accounting potencial tax receive, the Regional Government’s target and the realization. Generally, the parking tax receive is no effective, and also very efficient which it’s signed by the prosentase value is less than 60%. For year 2005, 2006 and 2007 the parking tax is projected increase compare with the parking tax year 2004 is Rp1.758.366.402.64; Rp2.309.561.893.46 and Rp3.033.540.752.19

Kata Kunci : Pajak Parkir,Potensi,Otonomi Daerah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.