Laporkan Masalah

Analisis Perbandingan Kinerja Bank Konvensional dan Bank Syariah Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Periode Tahun 2018 sampai 2024

DENNY EKA ARIYADI, Dra. Sufitri, MM

2025 | Tugas Akhir | D4 PERBANKAN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) antara bank konvensional dan bank syariah pada periode 2018–2024. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Non Performing Loan (NPL). Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan masing-masing bank BUMN, yang terdiri dari empat bank konvensional (Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN) dan satu bank syariah (Bank Syariah Indonesia). Metode analisis yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan uji statistik independent sample t-test untuk melihat signifikansi perbedaan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara rata-rata bank konvensional memiliki ROA, ROE, dan CAR yang lebih tinggi dibandingkan dengan bank syariah, sedangkan bank syariah memiliki tingkat NPL yang lebih rendah. Namun, berdasarkan hasil uji statistik, keempat indikator tersebut tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara bank konvensional dan bank syariah. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum, kinerja keuangan bank BUMN baik konvensional maupun syariah relatif setara dalam menjalankan fungsi intermediasinya. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi perbankan nasional yang inklusif dan berdaya saing.

This study aims to analyze and compare the financial performance of state-owned banks (BUMN) between conventional and Islamic banks during the 2018–2024 period. The financial performance indicators used in this study include Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Capital Adequacy Ratio (CAR), and Non-Performing Loans (NPL). The data utilized is secondary data sourced from the audited annual financial reports of BUMN banks, which consist of four conventional banks (Bank Mandiri, BRI, BNI, and BTN) and one Islamic bank (Bank Syariah Indonesia). The analytical method applied is a quantitative approach using the independent sample t-test to determine the statistical significance of differences between the two groups. The results show that, on average, conventional banks have higher ROA, ROE, and CAR values compared to Islamic banks, while Islamic banks demonstrate lower NPL values. However, statistical testing reveals that these differences are not significant, indicating that the financial performance of conventional and Islamic BUMN banks is relatively equivalent in fulfilling their intermediation function. These findings offer valuable insights for stakeholders in formulating inclusive and competitive national banking strategies.

Kata Kunci : Bank BUMN, Bank Konvensional, Bank Syariah, Kinerja Keuangan, ROA, ROE, CAR, NPL

  1. D4-2025-464097-abstract.pdf  
  2. D4-2025-464097-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-464097-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-464097-title.pdf