Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank dengan Metode RGEC terhadap Return Saham Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2018-2023
Putri Arya Nataladi, Saiqa Ilham Akbar BS., S.E., M.Sc
2025 | Tugas Akhir | D4 PERBANKAN
Penilaian tingkat kesehatan bank mencerminkan kondisi bank dalam menghadapi
risiko serta kinerjanya secara menyeluruh. Tujuan dari penilaian ini adalah
untuk mengevaluasi kondisi dan permasalahan yang dihadapi bank serta menentukan
langkah strategis dalam mengatasi permasalahan tersebut. Dalam konteks
investasi, bank dengan tingkat kesehatan yang baik umumnya lebih menarik bagi
investor karena dianggap memiliki risiko investasi yang lebih rendah dan
potensi return saham yang lebih tinggi dibandingkan bank yang kurang
sehat. Berdasarkan kebijakan Bank Indonesia, penilaian tingkat kesehatan bank
dilakukan secara komprehensif melalui empat kriteria utama yaitu Risk
Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital, yang
dikenal sebagai metode RGEC.
Penelitian ini dilakukan terhadap 15 bank umum konvensional yang terdaftar
di BEI periode pengamatan tahun 2018–2023, sehingga total 90 data observasi.
Dari total data, terdapat 55 observasi dengan kategori tingkat kesehatan sangat
sehat, 32 sehat, dan 3 cukup sehat. Hasil penelitian membuktikan mengenai NPL,
ROA, CAR, dan Komposit RGEC berpengaruh signifikan terhadap return saham,
sedangkan LDR, GCG, dan NIM tidak. Hal ini membuktikan mengenai risiko kredit,
efisiensi aset, kecukupan modal, dan kondisi kesehatan bank secara keseluruhan
menjadi pertimbangan utama investor dalam menilai prospek saham perbankan.
Penelitian ini menegaskan bahwa penilaian tingkat kesehatan bank berperan
penting tidak hanya sebagai alat evaluasi internal, tetapi juga sebagai sinyal
bagi investor dalam pengambilan keputusan di pasar modal.
The assessment of bank health regarding risk
management, governance, profitability, and capital adequacy is crucial in
determining the bank’s performance and its appeal to investors. This study
investigates the effect of bank health, measured using the RGEC method (Risk
Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital), on stock returns of
banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2018 to
2023. A total of 15 conventional commercial banks were selected based on the
completeness and consistency of their financial statements, resulting in 90
observations. The results indicate that Non-Performing Loan (NPL), Return on
Assets (ROA), Capital Adequacy Ratio (CAR), and the RGEC Composite Score have a
significant effect on stock returns. Meanwhile, Loan to Deposit Ratio (LDR),
Good Corporate Governance (GCG), and Net Interest Margin (NIM) show no
significant influence. These findings highlight that credit risk,
profitability, capital strength, and overall financial health are essential
considerations for investors in evaluating banking stocks.
Kata Kunci : tingkat kesehatan bank, RGEC, NPL, LDR, GCG, ROA, NIM, CAR, return saham.