Potensi Ekstrak Makroalga Coklat (Sargassum ilicifolium (Turner) C. Agardh) terhadap Kualitas dan Level Protein Protamin-1 (PRM1) pada Semen Beku Sapi Simmental
Crista Damaris, Prof. Dr. drh. Asmarani Kusumawati, M.P. ; Prof. drh. Agung Budiyanto, M.P., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Sain Veteriner
Pembekuan semen memiliki banyak manfaat, namun juga dapat memberikan dampak negatif pada spermatozoa yang memicu penurunan kualitas semen post-thawing. Extender semen akan ditambahkan krioprotektan termasuk bahan antioksidan untuk mengurangi dampak tersebut, oleh karena itu digunakan makroalga coklat sebagai sumber antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak makroalga coklat (S. ilicifolium (Turner) C. Agardh) untuk mengurangi tingkat stres oksidatif spermatozoa ketika dibekukan sehingga dapat mempertahankan kualitas semen post-thawing. Sebanyak 4 ekor sapi Simmental (1 ekor/penampungan) ditampung semennya dan dibagi dalam lima kelompok yang akan diencerkan menggunakan extender yang disuplementasi dengan ekstrak S. ilicifolium pada konsentrasi 0, 250, 500, 1000 dan 2000 ppm dan selanjutnya dibekukan. Parameter yang akan diperiksa meliputi pemeriksaan motilitas, viabilitas, integritas membran, fragmentasi DNA, pemeriksaan level reactive oxygen species (ROS), kadar molandialdehyde (MDA), dan protein PRM1. Data yang didapatkan pada seluruh variabel dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA dan Kruskal Wallis untuk mengetahui perbedaan antar kelompok perlakuan pada berbagai parameter yang telah disebutkan sebelumnya. Motilitas, viabilitas, integritas membran dan PRM1 mengalami peningkatan yang signifikan (p < 0>S. ilicifolium pada extender semen sapi Simmental memberikan efek antioksidan yang dapat melindungi semen dari stres oksidatif dan mempertahankan kualitas semen selama pembekuan-pencairan dengan dosis terbaik adalah antara 500-1000 ppm.
Freezing semen has many benefits but the freezing process can have a negative impact on spermatozoa that can trigger a decrease in post-thawing semen quality. Cryoprotectant ingredients including antioxidants will be added to the semen extender to reduce the impact, therefore brown macroalgae is used as a source of natural antioxidants. This study aims to determine the potential of brown macroalgae extract (S. ilicifolium (Turner) C. Agardh) to reduce the level of oxidative stress of spermatozoa when frozen so as to improve the quality of post thawing semen. A total of 4 Simmental cows (one cow/ semen collection) had their semen collected and divided into five groups to be diluted using an extender supplemented with brown macroalgae extract (S. ilicifolium (Turner) C. Agardh) at concentrations of 0, 250, 500, 1000, and 2000 ppm and then frozen. The various semen quality parameters post-thawing will be compared between semen without supplementation of brown macroalgae extract (S. ilicifolium) and semen supplemented with brown macroalgae extract (S. ilicifolium) at various concentrations. The parameters to be examined include motility, viability, membrane integrity, DNA fragmentation, reactive oxygen species (ROS) activity, malondialdehyde (MDA) levels, and PRM1 protein levels. Data will be statistically analyzed using ANOVA and Kruskal Wallis to determine differences between treatment groups across the aforementioned parameters and Pearson correlation test and Spearman’s Rank correlation test to determine the relationship between two variables. Motility, viability, membrane integrity and PRM1 showed significant differences (p < 0>S. ilicifolium extract to frozen Simmental bull semen extender provides an antioxidant effect that protects semen from oxidative stress and maintains semen quality during freezing-thawing, with the optimal dose being 500-1000 ppm.
Kata Kunci : ekstrak makroalga coklat, extender semen, kriopreservasi, protein PRM1, kualitas semen