Laporkan Masalah

Pemanfaatan Bubuk Limbah Ikan Gabus untuk Produksi Pepton

Madeline Eveline, Dian Anggraini Suroto, S.T.P., M.P., M.Eng., Ph.D.

2025 | Skripsi | TEKNOLOGI PANGAN & HASIL PERTANIAN

Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan waktu hidrolisis protein dari bubuk limbah ikan gabus menggunakan enzim bromelin untuk menghasilkan pepton halal sebagai media pertumbuhan Lactiplantibacillus plantarum subsp. plantarum Dad-13. Penelitian menggunakan variabel bebas berupa variasi rasio larutan (air dan enzim bromelin) yaitu 1:10, 1:15, dan 1:20, waktu hidrolisis (0–6 jam), dan perlakuan sampel (defatting dan non-defatting) dengan suhu konstan 60°C. Parameter yang dianalisis meliputi kandungan nitrogen pada hidrolisat, derajat hidrolisis, dan jumlah pertumbuhan mikroba. Hasil menunjukkan bahwa rasio pelarut 1:10 dipilih karena efisien dalam penggunaan air, tidak menyebabkan kelebihan penyerapan oleh bubuk, serta mendukung aktivitas enzim secara optimal. Pepton cair tanpa perlakuan defatting yang di hidrolisis selama 3 jam menghasilkan pepton dengan kandungan nitrogen tertinggi dan kemampuan tumbuh bakteri yang kompetitif terhadap media kontrol MRS. Dengan demikian, pepton cair dari limbah ikan gabus non-defatting, waktu hidrolisis 3 jam, dan rasio pelarut 1:10 memiliki potensi besar untuk diproduksi secara massal sebagai media pertumbuhan bakteri asam laktat yang ekonomis dan halal.

This study aimed to optimize the protein hydrolysis time of snakehead fish waste powder using bromelain enzyme to produce halal peptone as a growth medium for Lactiplantibacillus plantarum subsp. plantarum Dad-13. The research employed independent variables including solvent ratio variations (water and bromelain enzyme) of 1:10, 1:15, and 1:20; hydrolysis time (0–6 hours); and sample treatment (defatting and non-defatting), with a constant temperature of 60°C. The parameters analyzed were nitrogen content, degree of hydrolysis, and microbial growth. The 1:10 solvent ratio was selected due to its efficient water usage, minimal water absorption by the powder, and optimal support for enzyme activity. Non-defatted peptone hydrolyzed for 3 hours produced the highest nitrogen content and demonstrated competitive bacterial growth compared to the MRS control medium. Therefore, liquid peptone from non-defatted snakehead fish waste, with a 3-hour hydrolysis time and a 1:10 solvent ratio, shows strong potential for mass production as an economical and halal growth medium for lactic acid bacteria.

Kata Kunci : Hidrolisis Protein, Bubuk Limbah Ikan Gabus, Enzim Bromelin, Pepton Halal, Defatting, Nitrogen pada Hidrolisat

  1. S1-2025-474917-abstract.pdf  
  2. S1-2025-474917-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-474917-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-474917-title.pdf