Optimasi Maltodekstrin dan Suhu Pengering Spray Dryer Pada Produksi Bubuk Campuran Buah, Sayur, dan Spirulina platensis
Aulia Rahmalia, Prof. Dr. Ir. Supriyadi, M.Sc.; Adnan Arsani Hirmawan, S. Pi.
2025 | Skripsi | TEKNOLOGI PANGAN & HASIL PERTANIAN
Kurangnya
konsumsi sayur dan buah di masyarakat menyebabkan munculnya permasalahan
kesehatan. Dalam menangani permasalahan tersebut perusahaan mengembangkan
produk pangan yang praktis dan instan sebagai sumber serat salah satunya
melalui pengembangan bahan minuman serbuk fiber. Bahan minuman serbuk fiber
dengan bermacam jenis buah sayur juga dengan penambahan spirulina masih jarang
dijumpai sehingga belum diketahui konsentrasi maltodekstrin dan suhu pengering
yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peningkatan
konsentrasi maltodekstrin dan suhu pengering terhadap sifat fisikokimia dan
menentukan perlakuan paling optimal. Penelitian dilakukan pada serbuk buah
sayur dan spirulina dengan analisis kadar air, aktivitas air, kelarutan, higroskopisitas,
rendemen, intensitas warna (Lab), aktivitas antioksidan dan kadar serat pangan.
Faktor yang diteliti adalah konsentrasi maltodekstrin dengan 3 taraf perlakuan,
yaitu 10%,15?n 20% serta suhu pengering dengan 3 taraf perlakuan, yaitu
160?, 170? dan 180?. Dari hasil penelitian ini ditemukan serbuk buah sayur dan
spirulina paling baik terdapat pada konsentrasi maltodekstrin 20?n suhu
pengering 160?.
Lack
of consumption of vegetables and fruits in the community causes health
problems. In dealing with these probblems, companies are developing practical
and instant food product as a source of fiber, one of which is through the
development of fiber powder drink ingredients. Fiber powder drink ingredients
with various types of vegetable fruits and with the addition of spirulina are
still rarely found so that the right maltodextrin concentration and drying
temperature are not yet known. This study aims to determine the effect of
increasing maltodextrin concentration and drying temperature on physicochemical
properties and determine the most optimal treatment. The research was conducted
on vegetable fruit powder and spirulina with analysis of water content, water
activity, solubility, hygroscopicity, yield, color intensity (Lab), antioxidant
activity and dietary fiber. The factors studied were maltodextrin concentration
with 3 treatment levels, 10%, 15% and 20% and drying temperature with 3
treatment levels, 160?, 170? and 180?. From the result of this study, it was
found that the best vegetable fruit and spirulina powder was found at 20%
maltodextrin concentration and 160? drying temperature.
Kata Kunci : Buah, Maltodekstrin, Sayur, Spirulina, Suhu pengering