Laporkan Masalah

Teori Ketahanan Ekologi Holling dari Perspektif Realisme Struktural John Worrall

Elvi Nuriya Shinta, Dr. Lailiy Muthmainnah, S. Fil., M.A.; Dr. Rizal Mustansyir, M.Hum.

2025 | Skripsi | ILMU FILSAFAT

Penelitian ini menganalisis pergeseran dalam teori ketahanan ekologi Holling, yang beralih dari pandangan stabilitas tunggal ke multi-stabilitas. Pergeseran teori ilmiah kerap menjadi permasalahan bagi realisme dan anti-realisme, memicu pertanyaan mengenai keabsahan dan prediktabilitasnya. John Worrall menawarkan realisme struktural sebagai solusi, dengan menyatakan bahwa apa yang dapat dipahami adalah struktur dunia, bukan entitas sesungguhnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan realisme struktural Worrall, mendeksripsikan konstruksi teori ketahanan Holling, dan menganalisis reliabilitasnya.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah refleksi filosofis. Tahapan analisis meliputi interpretasi realisme struktural Worrall dan konstruksi teori ketahanan ekologi Holling. Kemudian, dilakukan refleksi kritis terhadap pergeseran teori Holling dari perspektif realisme struktural Worrall. Terakhir, hasil analisis dideskripsikan secara komprehensif. Bahan penelitian yang digunakan adalah data pustaka yang relevan, meliputi buku, jurnal, dan artikel ilmiah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam analisis pergeseran teori ketahanan ekologi Holling dari perspektif realisme struktural Worall mempostulatkan adanya kontinuitas struktural yang menegaskan bahwa struktur dunia tetap dapat dipahami. Perubahan dalam teori Holling bersifat konseptual yang kumulatif dalam generalisasinya, menggeser fokus ke kerangka kerja ekosistem yang dinamis. Analisis mengonfirmasi kontinuitas struktural dalam teori ketahanan Holling yang baru, berupa non-linearitas, hubungan timbal balik, dan keberadaan multi-stabilitas. Hal Ini menegaskan reliabilitas teori Holling meskipun mengalami evolusi konseptual.

This research examines the shift in Holling's ecological resilience theory from a single-stability to a multi-stability view. Such shifts in scientific theory often pose challenges for realism and anti-realism, raising questions about validity and predictability. John Worrall's structural realism offers a solution, positing that only the world's structure, not its true entities, is comprehensible. Therefore, this study aims to describe Worrall's structural realism, detail the construction of Holling's resilience theory, and analyze its reliability.

The research employs philosophical reflection. Analysis stages include interpreting Worrall's structural realism and Holling's ecological resilience theory, followed by a critical reflection on Holling's theoretical shift from a structural realist perspective. Finally, the analysis results are comprehensively described. Research materials consist of relevant textual data, including books, journals, and scientific articles.

Results indicate that analyzing Holling's theoretical shift through Worrall's structural realism postulates structural continuity, asserting that the world's structure remains understandable. Changes in Holling's theory are conceptual and cumulatively general, shifting focus to a dynamic ecosystem framework. The analysis confirms structural continuity in the new Holling resilience theory, specifically non-linearity, reciprocal relationships, and the presence of multi-stability. This affirms the reliability of Holling's theory despite its conceptual evolution. 

Kata Kunci : Ketahanan ekologi, stabilitas tunggal, multi-stabilitas, realisme struktural, pergeseran teori ilmiah.

  1. S1-2025-441622-abstract.pdf  
  2. S1-2025-441622-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-441622-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-441622-title.pdf