Laporkan Masalah

Potensi pajak hotel dan restoran (PHR) Kabupaten Jayawijaya, 2003

ARISOY, Benyamin, Drs. A. Budi Purnomo B., MA

2004 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini menjelaskan tentang salah satu upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Jayawijaya dengan menghitung potensi pajak hotel dan restoran dan kinerja pemungutan Pajak Hotel dan Restoran. Analisis efektivitas dan efisiensi yang tidak dapat dipisahkan dalam penelitian ini. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer merupakan hasil kuesioner terhadap para obyek pajak hotel dan restoran. Data sekunder terdiri dari target dan realisasi PAD, biaya operasional, jumlah dan jenis hotel, data tarif hotel. Analisis yang digunakan adalah analisis potensi, analisis efektivitas, analisis efisiensi, analisis SWOT dan analisis klasifikasi PHR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan perhitungan potensi pajak hotel dan restoran diperoleh total potensi pajak hotel dan restoran di Kabupaten Jayawijaya tahun 2003 adalah Rp440.228.800. Pemungutan pajak hotel dan restoran di Kabupaten Jayawijaya berdasarkan target, rata-rata menunjukkan kriteria sangat efektif, dengan rasio rata-rata sebesar 104,86%. Tingkat efisiensi Pajak Hotel dan Restoran tahun 1998/1999-2003 rata-rata sebesar 26,51%. Berdasarkan kinerja keuangan tingkat efisiensi Pajak Hotel Kabupaten Jayawijaya tergolong efisien. Analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi yang dapat digunakan dalam meningkatkan penerimaan PHR adalah strategi pertumbuhan yang stabil. Strategi yang perlu diambil dalam posisi ini adalah strategi WO (kelemahan dan peluang) yaitu mengatasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang. Berdasarkan klasifikasi PHR di Kabupaten Jayawijaya tahun 2001 – 2003, jenis pajak hotel merupakan jenis sumber PHR yang prima pada tahun 2001 – 2002 dan potensial tahun 2003, dan pajak restoran kategori restoran prima pada tahun 2003.

This research described about one of the efforts to increase locally goverment revenue (PAD) in Jayawijaya region by estimating Restorant and Hotel Tax (PHR ) potency and measuring performance of PHR collection Effectiveness and Efficiency analysis could not be separated in this research. The data used in this research were primary and secondary ones. The primary ones were the result of the quesionaries given to the object of PHR, while the secondary ones were the target and Actual PAD, operational cost, numbers and types of hotel room rate data. The analytical tools used in this research were potency analysis, effectiveness analysis, efficiency analysis, SWOT analysis and restorant and hotel tax (PHR) classification analysis. The result of this research indicated that based on PHR potency estimation, in 2003. The total potency of PHR in Jayawijaya region was Rp440,228,800. PHR collection in Jayawijaya region based on the target, indicated that in average they went into the very effective criteria, with the average ratio of 104.86%. The average efficiency rate of PHR in 1998/1999 up to 2003 was 26.51%. Based on the financial performance,The efficiency rate of PHR in Jayawijaya region was categorized as efficient SWOT analysis indicated that the strategy used to increase PHR revenue was a stabil growth one. The strategy that needed to imply in this condition was a WO strategy (weakness and opportunity), that was how to overcome the weakness and take the opportunity. Based on classification of PHR ini Jayawijaya region in 2001 – 2003, the hotel tax was the type of primary PHR tax resources in 2001 – 2002 and potential in 2003, while restorant tax, restorant category was the primary one in 2003.

Kata Kunci : Pajak Hotel dan Restoran,Potensi,Otonomi Daerah, Locally goverment revenue, restorant and hotel tax, effectiveness, efficiency, jayawijaya region


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.