Laporkan Masalah

Variasi Morfologis dan Profil Fitokimia Tumbuhan Halaban (Vitex pinnata L.) pada Beberapa Lokasi Tumbuh di Kabupaten Kebumen

Sheva Rimma Dhanty, Prof. Dr. Ratna Susandarini, M.Sc.

2025 | Skripsi | BIOLOGI

Vitex pinnata L. (Lamiaceae) atau Halaban merupakan tumbuhan berbunga yang terdistribusi luas di Asia Tenggara dan memiliki manfaat potensial dalam bidang medis serta industri. Tumbuhan ini dapat tumbuh di daerah dengan kondisi lingkungan yang bervariasi. Variasi lingkungan seperti jenis tanah dapat memengaruhi karakter morfologi dan kimiawi tumbuhan. Kabupaten Kebumen di Jawa Tengah terdiri dari daerah dengan jenis tanah yang berbeda-beda. Variasi populasi V. pinnata yang tumbuh di beberapa lokasi tumbuh perlu dikaji untuk mengidentifikasi genotipe unggul yang adaptif guna memaksimalkan pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji variasi karakter morfologis dan profil fitokimia V. pinnata dari lima lokasi tumbuh dengan jenis tanah yang berbeda di Kebumen yaitu daerah karst, vulkanik, marin, tektonik, dan aluvial. Pada penelitian ini dilakukan dua karakterisasi, yaitu morfologis dan kimiawi. Karakterisasi morfologis dilakukan melalui pengamatan karakter batang, daun, dan bunga. Karakterisasi kimiawi dilakukan terhadap ekstrak etanol daun dengan metode penapisan, KLT, spektrofotometri untuk kuantifikasi kandungan flavonoid total (TFC), dan GC-MS untuk identifikasi senyawa volatil. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya variasi morfologi antar lokasi tumbuh ditinjau dari kulit batang, helaian dan tangkai daun, sepala, petala, aksis karangan bunga, dan brakteola. Berdasarkan hasil KLT, terdapat variasi kandungan flavonoid pada daun dari daerah dengan tanah vulkanik. Hasil TFC menunjukkan variasi flavonoid total dengan kandungan tertinggi ditemukan pada daun dari daerah marin (28,29 ± 0,13 mg QE/g) dan terendah dari daerah tektonik (23,78 ± 0,31 mg QE/g). Analisis GC-MS menunjukkan adanya variasi jenis dan jumlah senyawa volatil yang terdeteksi pada sampel daun V. pinnata dari lima lokasi tumbuh yang berbeda.

Vitex pinnata L. (Lamiaceae), commonly known as Malayan Teak, is a tropical flowering plant widely distributed across Southeast Asia with promising potential in medical and industrial applications. This plant can grows in areas with varying environmental conditions. Environmental factors such as soil type can influence both morphological and chemical traits in plants. Kebumen Regency in Central Java consists of areas with different soil types. Variation of V. pinnata across different habitats is essential to be studied to identify the superior adaptive genotypes for its optimized utilization. This study investigated the variation of morphological characteristics and phytochemical profiles of V. pinnata from five areas with distinct soil types in Kebumen: karst, volcanic, marine, tectonic, and alluvial. Two main characterizations were conducted: morphological and chemical. Morphological characterization were assessed by observing the stem, leaf, and flower characteristics. Chemical characterization was carried out on ethanolic leaf extracts using phytochemical screening methods, TLC, and spectrophotometry to quantify total flavonoid content (TFC), and GC-MS for volatile compound identification. The results revealed morphological variation among populations, particularly in bark, leaf blade and petiole, sepals, petals, inflorescence axis, and bracteoles. TLC analysis indicated flavonoid variation in leaves extract from the volcanic areas. TFC results showed differences among samples, ranging from 23.78 ± 0.31 mg QE/g in tectonic area to 28.29 ± 0.13 mg QE/g in marine area samples. GC-MS analysis revealed differences in the types and number of volatile phytochemical constituents among V. pinnata from the five different areas.

Kata Kunci : karakterisasi, kemodiversitas, senyawa bioaktif, skrining fitokimia, Vitex pinnata L.

  1. S1-2025-477653-abstract.pdf  
  2. S1-2025-477653-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-477653-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-477653-title.pdf