Perubahan Penggunaan Lahan di Kawasan Sekitar Apartemen Jalan Palagan Tentara Pelajar dan Dampaknya pada Harga Lahan
Daudy Sajida, Dr.rer.pol. Dyah Widiyastuti, S.T., M.C.P.
2025 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAH
Kalurahan
Sariharjo saat ini memiliki dua hunian dengan konsep vertical housing
yakni Apartemen Mataram City dan Apartemen Patraland Amarta. Kedua apartemen
menstimulasi perubahan fisik yang signifikan dari adanya perubahan pemanfaatan
lahan menjadi dominasi kawasan kegiatan komersial. Fenomena ini menjadi
katalisator bagi pertumbuhan sektor lokal dan secara tidak langsung memengaruhi
harga lahan di sekitar Apartemen selama kurun waktu 10 tahun yaitu dari tahun
2015-2024. Perkembangan ini sejalan dengan konsep growth pole, di mana
apartemen berfungsi sebagai inti yang menarik investasi dan memicu aktivitas
ekonomi di sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perubahan
penggunaan lahan di Kawasan Sekitar Apartemen Jalan Palagan Tentara Pelajar
dari tahun 2015-2024 dan menguraikan dinamika harga lahan di kawasan sekitar
apartemen Jalan Palagan Tentara Pelajar dari tahun 2015-2024. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kuantitatif deskriptif.
Penentuan sampel dilakukan secara Stratified Random Sampling. sementara analisis
data melibatkan analisis Spatial Overlay untuk mengidentifikasi
perubahan spasial dan analisis Regresi Linear Berganda untuk menguji pengaruh
variabel terhadap harga lahan
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa lahan paling banyak mengalami perubahan
pemanfaatan yang terkonsentrasi pada kawasan sekitar Apartemen Patraland Amarta.
Meliputi konversi lahan non-built-up yaitu lahan pertanian pangan menjadi
built-up area yaitu sebesar 3.25 Ha maupun perubahan fungsi pada rumah organik
di radius 250 m-500 m dari apartemen dengan dominasi perubahan menjadi kegiatan
komersial. Harga lahan tahun 2015 dan tahun 2024 mengalami perubahan harga
lahan yang signifikan. Ditandai dengan kenaikan klasifikasi rendah menjadi
sedang di beberapa wilayah. Variabel yang memiliki pengaruh terhadap harga
lahan di sekitar apartemen yaitu jarak terhadap Apartemen Mataram City.
Perubahan cenderung terjadi pada lahan yang memiliki nilai jual relatif rendah.
Masyarakat dan pengembang melihat peluang opsi lahan yang lebih terjangkau
namun tetap memiliki prospek strategis dan potensi permintaan (demand)
yang sama tingginya di sekitar Apartemen Patraland Amarta.
Kata kunci: apartemen, growth
pole, perubahan penggunaan lahan, harga lahan, perubahan harga lahan.
Kalurahan
Sariharjo currently has two residential with a vertical housing concept, namely
Mataram City Apartments and Patraland Amarta Apartments. Both apartments have
stimulated significant physical changes due to the conversions in land use
toward a dominance of commercial activity zones. This phenomenon has acted as a
catalyst for local sector growth and indirectly influenced land prices around
the apartments over a 10-year period from 2015 to 2024. This development aligns
with the concept of a growth pole, where apartments serve as a core that
attracts investment and drives economic activity in the surrounding area. The
aim of this research is to examine changes in land use in the area surrounding
the Palagan Tentara Pelajar Apartment from 2015 to 2024 and to analyze the
dynamics of land prices in the area surrounding the Palagan Tentara Pelajar
Apartment from 2015 to 2024. This study used a descriptive quantitative
approach. Sampling was conducted using stratified random sampling, while data
analysis involved spatial overlay analysis to identify spatial changes and
multiple linear regression analysis to test the influence of variables on land
prices.
The results of the study indicate that the most significant changes in
land use are concentrated in the area around the Patraland Amarta Apartment.
Including the conversion of non-built-up land into built-up areas, i.e.,
agricultural land, totaling 3.25 hectares, as well as changes in the function
of organic houses within a radius of 250-500 meters from the apartment, with a dominant
conversions toward commercial activities. Land prices in 2015 and 2024 showed
significant changes, marked by an increase in classification from low to
moderate in some areas. The variable influencing land prices around the
apartment is the distance to the Mataram City Apartment. Changes tend to occur
in land with relatively low sales value. The community and developers see
opportunities in more affordable land options that still offer strategic
prospects and the same high demand potential around the Patraland Amarta
Apartment.
Keywords: apartment, growth pole, land use change, land price, land price change.
Kata Kunci : apartemen, growth pole, perubahan penggunaan lahan, harga lahan, perubahan harga lahan.