Laporkan Masalah

Leksikon Bermakna 'Aktivitas Makan' dalam Bahasa Jawa di Yogyakarta

Chusna Amanda Mauliza, Dr. Daru Winarti, M.Hum.

2025 | Tesis | S2 Linguistik

Leksikon aktivitas makan dalam bahasa Jawa menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Apabila ditelusuri lebih dalam, leksikon aktivitas makan memiliki keunikan tersendiri dari segi bentuk kebahasaannya dan latar buday. Keunikan tersebut dianalisis berdasarkan sudut pandang etnolinguistik yang mengaitkan antara fakta bahasa dan budaya.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan satuan kebahasaan, komponen makna, dan pengetahuan budaya yang dipresentasikan melalui leksikon aktivitas makan dalam bahasa Jawa di Yogyakarta. Data diperoleh melalui sumber lisan dan tulisan, menggunakan metode simkan dan cakap. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif sengan metode padan referensial dengan teknik dasar banding dan teknik lanjutan hubung banding menyamakan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa leksikon aktivitas makan dalam bahasa Jawa di Yogyakarta berbentuk kata, Kata terbagi menjadi monomorfemis dan polimorfemis. Klasifikasi komponen mkana terdiri atas pengguna, cara maka, jenis makanan, sifat makanan, dan tingkat tutur. Dari prespektif budaya, leksikon aktivitas makan dalam bahasa Jawa di Yogyakarta mengandung sistem pengetahuan tentang makan (jenis, fungsi, alat, penyajian, dan tata krama), pola hidup sehat, proses pencernaan, relasi sosial, binatang, dan makhluk halus.

Yogyakarta's javanese lexicon definition eating activity as the prijmary of this reasearch. However, upon deeper exploration, the lexicon of eating activitiy exhibits unique characteristics in terms of linguistic form background. This uniquesness is analyzed form an ethnolinguistic prespective, wich connects linguistic facts and culture.

This study aims to describe the linguistic units, semantic components, and cultural knowledge represented through the lexicon. Data were obtained from oral and written sources using two methods: the observational and the interview method. Data anatsis employed a qualitative descriptive approach with the referential equivalence method, utilizing the basic comparative technique and the advances comparative linking technique.

The result show that the lexicon takes the form of wordsand. These words are categorized as monomorphemic and polymorphemic. These classification of semantics components includes the user, how to eat, food type, food characteristics. and linguistic level. From a cultural prespective, the lexicon encompasses a knownledge system about eating (types, functions, utensils, preparation, and etiquette), healthy lifestyle, the digestive process, social relation, anilmals, and supernatural beings. 

Kata Kunci : aktivitas makan, bahasa Jawa di Yogyakarta, leksikon

  1. S2-2025-526543-abstract.pdf  
  2. S2-2025-526543-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-526543-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-526543-title.pdf