Hook-up Culture in the Contemporary Era: Critical Discourse Analysis of the Lyrics of Drake’s Rich Baby Daddy (2023)
Amira Larasati, Dr. Dian Arymami S.IP., MHum.
2025 | Skripsi | Ilmu Komunikasi
Skripsi ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana wacana budaya hook-up direpresentasikan dalam lagu Draka yang berjudul Rich Baby Daddy (2023). Budaya hook-up telah menjadi praktik yang dinormalisasi dalam masyarakat karena dipandang sebagai sesuatu yang memuaskan secara emosional dan fisik. Namun, terjadi pergeseran budaya ketika individu mulai mengalami kompleksitas emosional dalam praktik budaya hook-up tersebut. Melalui penerapan model analisis tiga dimensi Fairclough terhadap lagu Rich Baby Daddy (2023), ditemukan bahwa terdapat berbagai faktor ideologis dan sosial yang mempengaruhi representasi budaya hook-up sebagai sesuatu yang kompleks secara emosional. Pada tahap deskripsi, analisis tekstual menunjukkan bahwa budaya hook-up diatur oleh dinamika gender yang mencakup penekanan emosi, maskulinitas, serta pembebasan seksual. Pada tahap interpretasi, peneliti menganalisis bagaimana makna wacana dikonstruksi oleh produsen dan konsumen. Bagi Drake, lagu ini menjadi sarana untuk mengekspresikan kerentanan yang pernah muncul dalam karya-karyanya terdahulu. Sementara itu, bagi audiens lagu ini menjadi cerminan dinamika material, seksuan, dan gender. Tahap eksplanasi membedah konteks sosial di balik lagu melalui tinjauan pada konteks sosial, institutional, dan situasional. Dalam tahap ini ditemukan bahwa wacana mengenai budaya hook-up mencerminkan pergeseran budaya, di mana kompleksitas emosional mulai menjadi bagian penting dalam praktik tersebut.
This thesis aims to further explore how the discourse of hook-up culture is portrayed within Drake's song Rich Baby Daddy (2023). Hook-up culture has become a normalized practice within society as it was introduced as emotionally and physically fulfilling. However, there is a cultural shift as individuals begin to experience emotional complexities during the practice of hook-up culture. Through the implementation of Fairclough's 3D model analysis for Drake's Rich Baby Daddy (2023), it was discovered that there are several ideological and social factors that influence the portrayal of hook-up culture as emotionally complex. In the description stage, textual analysis reveals that hook-up culture is dictated by gender dynamics that govern emotional suppression, masculinity and also sexual liberation. In the interpretation stage, the producer and consumer are further examined to analyze how discursive practice is constructed. For Drake, it becomes a means of expressing the vulnerability in his older discography. For its audience, it becomes an expression of material, sexual and gendered dynamics. The explanation stage dissects the social context behind the song through its societal, institutional and situational contexts. In this stage, it was found that discourse surrounding hook-up culture presents a cultural shift that expresses the emotional complexities within hook-up culture.
Kata Kunci : hook-up culture, discourse, Fairclough’s 3D model, gender dynamics, music study