Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Peer To Peer Lending, Digital Payment Dan Program Pelatihan Digitalisasi UMKM Terhadap Perkembangan Usaha Mikro Pengrajin Gerabah Desa Melikan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten

Hasna Saniatul Aulina, Yuni Andari, S.E., M.Si

2025 | Tugas Akhir | D4 PEMBANGUNAN EKONOMI KEWILAYAHAN

Perkembangan jumlah UMKM di Kabupaten Klaten menunjukkan tren peningkatan dengan Kecamatan Wedi menjadi kontributor terbesar. Desa Melikan yang merupakan bagian dari Kecamatan Wedi memiliki usaha turun menurun yang terkenal yaitu usaha gerabah. Usaha gerabah yang telah berlangsung lama tersebut, perkembangannya dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berperan penting dalam menjaga keberlanjutan usaha di tengah arus perubahan ekonomi dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peer to peer lending, digital payment, dan program pelatihan digitalisasi UMKM terhadap perkembangan usaha mikro pengrajin gerabah di Desa Melikan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan regresi logistik. Jenis data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner terhadap 67 responden yang merupakan pengrajin gerabah di Desa Melikan. Variabel yang diteliti meliputi penggunaan layanan peer to peer lending, digital payment, program pelatihan digitalisasi UMKM, usia, lama usaha, pendapatan kotor per bulan, dan jumlah karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peer to peer lending berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap perkembangan usaha mikro pengrajin gerabah. Variabel digital payment, program pelatihan digitalisasi, dan pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perkembangan usaha mikro pengrajin gerabah. Usia, lama usaha, jumlah karyawan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perkembangan usaha mikro pengrajin gerabah.

The growth of the number of MSMEs in Klaten Regency shows an increasing trend with Wedi Sub-district being the largest contributor. Melikan Village, which is part of Wedi Subdistrict, has a well-known hereditary business, namely the pottery business. The long-standing pottery business is influenced by several factors that play an important role in maintaining business sustainability in the midst of economic and technological changes. This study aims to analyze the influence of peer to peer lending, digital payment, and MSME digitalization training programs on the development of micro pottery craftsmen in Melikan Village, Klaten Regency. The method used in this research is quantitative descriptive analysis with logistic regression. The type of data used is primary data obtained through distributing questionnaires to 67 respondents who are pottery craftsmen in Melikan Village. The variables studied include the use of peer to peer lending services, digital payments, MSME digitization training programs, age, length of business, gross income per month, and number of employees. The results showed that peer to peer lending has a positive but insignificant effect on the growth of MSMEs of pottery craftsmen. Digital payment, digitalization training programs, and income have a positive and significant effect on the growth of MSMEs of pottery craftsmen. Age, length of business, number of employees have no significant effect on the growth of MSMEs of pottery craftsmen.

Kata Kunci : Peer to peer lending, Digital payment, Pelatihan digitalisasi UMKM, Finansial teknologi, Regresi logistik

  1. D4-2025-482970-abstract.pdf  
  2. D4-2025-482970-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-482970-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-482970-title.pdf