ANALISIS HUBUNGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI DENGAN KUALITAS PERMUKIMAN DI KELURAHAN TERBAN, KOTA YOGYAKARTA
ALFIANTI FAWZI, Ratih Fitria Putri, S.Si., M.Sc., Ph.D.
2025 | Skripsi | GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN
Analisis regional dalam konteks perkotaan menunjukkan bahwa kualitas permukiman sering kali berbeda antar wilayah akibat pengaruh kondisi sosial ekonomi yang tidak merata. Ketimpangan ini menjadi isu penting, terutama dalam upaya mewujudkan pembangunan permukiman yang berkelanjutan dan berkeadilan. Oleh karena itu, kajian terhadap hubungan antara kondisi sosial ekonomi masyarakat perlu dilakukan untuk memahami karakteristik spasial dan sosial suatu wilayah secara lebih mendalam.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji kualitas permukiman di Kelurahan Terban; (2) menganalisis kondisi sosial ekonomi masyarakat Terban; dan (3) menganalisis hubungan antara kondisi sosial ekonomi dan kualitas permukiman di Kelurahan Terban. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportional stratified random sampling sebanyak 100 kepala keluarga. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi lapangan, kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan uji Korelasi Rank Spearman untuk melihat keterkaitan antar variabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah di Kelurahan Terban berada pada kategori kualitas permukiman sedang (50%). Kondisi sosial ekonomi masyarakat tergolong cukup baik dilihat dari indikator pendapatan total keluarga, pendidikan kepala keluarga, dan jumlah tanggungan kepala keluarga. Terdapat hubungan positif yang cukup kuat antara pendapatan dan pendidikan kepala keluarga dengan kualitas permukiman, sedangkan jumlah tanggungan kepala keluarga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Kata kunci: permukiman, kualitas pemukiman, kondisi sosial ekonomi
Regional analysis in the urban context shows that the quality of settlements often differs between regions due to the influence of uneven socio-economic conditions. This imbalance is an important issue, especially in the effort to realise sustainable and equitable settlement development. Therefore, it is necessary to study the relationship between the socio-economic conditions of the community to understand the spatial and social characteristics of a region in more depth.
This study aims to: (1) assess the quality of settlements in Terban Village; (2) analyse the socioeconomic conditions in Terban Village; and (3) analyse the relationship between socioeconomic conditions and settlement quality in Terban Village. Sampling was conducted using proportional stratified random sampling technique with 100 households. Data were collected through structured interviews, field observations, and then analysed using descriptive quantitative methods and the Rank Spearman correlation test to see the relationship between variables.
The results show that most areas in Terban Village are in the medium settlement quality category (50%). The socioeconomic condition of the community is quite good as seen from the indicators of total family income, education of the family head, and the number of dependents of the family head. There is a strong positive relationship between income and education of the family head and settlement quality, while the number of dependents of the family head does not show a significant relationship.
Keyword : settlements, settlement quality, socio-economic conditions
Kata Kunci : permukiman, kualitas pemukiman, kondisi sosial ekonomi