Rata-rata paritas kelompok akseptor di kalurahan Bimomartani kecamatan Ngemplak kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
Hasanudin Hasinur Alam, Drs. Alip Sontosudarmo
1984 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenelitian tentang paritas pada akseptor Keluarga Berencana ini dilakukan di Kelurahan Bimomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang berpengaruh terhadap fertilitas para akseptor keluarga berencana di Kalurahan Bimomartani. Faktor-faktor yang diperhatikan dalam penelitian ini adalah lama pemakaian kontrasepsi, jenis kontrasepsi yang pakai, pendidikan yang ditamatkan, pekerjaan dan penghasilan. Sedangkan fertilitas para akseptor Keluarga Berencana di lihat dari rata-rata paritas para wanita menurut anak yang dilahirkan hidup. Sedangkan faktor lain yang dipergunakan sebagai kontrol ialah: golongan umur, dan umur perkawinan pertama para akseptor Keluarga Berencana. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan mengambil semua pedukuhan yang ada di Kalurahan Bimomartani yang berjumlah duabelas pedukuhan responden yang diambil dalam penelitian ini para wanita antara umur 15-44 tahun berstatus kawin dan terdapat sebagai anggota akseptor Keluarga Berencana pemilihan responden dilakukan secara systematik random sampling. Informasi yang dikumpulkan berdasarkan data primer dan data sekunder, sedang analisa yang digunakan adalah analisa tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata paritas wanita untuk golongan umur 20-44 tahun ke atas, untuk rata-rata paritas anak lahir hidup sebesar 3,4 rata-rata paritas anak masih hidup sebesar 3,0 rata-rata paritas anak yang meninggal sebesar 0,4. Selain itu dapat dikemukakan, bahwa ada hubungan negatif antara pendidikan, pekerjaan dengan rata-rata paritas wanita dilihat anak lahir hidup. Sedangkan yang berpengaruh positip terhadap paritas adalah penghasilan keluarga.
-
Kata Kunci : Akseptor Keluarga berencana,Paritas Kelompok KB,Ngemplak,Sleman,DIY